Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ribuan Kayu Gelondongan Hanyut saat Banjir, Menhut: Ada yang Salah dalam Pengelolaan Hutan
Regional

Ribuan Kayu Gelondongan Hanyut saat Banjir, Menhut: Ada yang Salah dalam Pengelolaan Hutan

RiyadiBy Riyadi01/12/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kayu-kayu gelondongan tampak memenuhi aliran Sungai Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyoroti fenomena ribuan kayu gelondongan yang hanyut terbawa arus banjir besar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Temuan kayu tanpa kulit dan berukuran besar di sungai hingga pesisir pantai memunculkan dugaan kuat adanya praktik pembalakan liar di kawasan hulu.

Peristiwa ini pertama kali mencuat setelah kayu-kayu gelondongan tampak memenuhi aliran Sungai Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Hal serupa terlihat di bibir Pantai Parkit, Kota Padang, yang dipenuhi potongan kayu berbagai ukuran hingga viral di media sosial.

Baca juga :   Curah Hujan Diprediksi Meningkat di Maret, Palembang Berpotensi Banjir

Publik mempertanyakan apakah penebangan hutan yang tidak terkendali menjadi faktor pemicu banjir dan longsor beruntun di tiga provinsi tersebut. Menanggapi hal itu, Menhut Raja Juli mengatakan bencana ini harus menjadi momentum untuk evaluasi total tata kelola hutan dan lingkungan hidup.

“Saya mengucapkan bela sungkawa dan duka mendalam terhadap bencana yang dihadapi saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Raja Juli melalui unggahan video di akun Instagram resminya, Minggu (30/11/2025).

“Ini momentum yang baik untuk kita mengevaluasi, introspeksi, bahwa ada yang salah dari pengelolaan hutan dan lingkungan hidup kita,” tegasnya.

Baca juga :   Banjir di Tiga Kecamatan Muratara Mulai Surut, Rawas Ilir Diminta Waspada

Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga telah menyoroti praktik penebangan liar yang diduga memberi kontribusi besar terhadap bencana hidrometeorologi tersebut.

“Pak Presiden juga mengatakan kemarin, bahwa penebangan hutan yang liar dan tidak terkontrol merupakan salah satu kontribusi terhadap bencana-bencana yang terjadi,” kata Raja Juli.

Dugaan keterlibatan praktik illegal logging semakin kuat setelah kayu gelondongan yang hanyut tampak telah bersih dari kulit, bukan berasal dari pohon roboh alami. Kondisi ini mendorong Komisi IV DPR RI untuk memanggil Menhut pada Kamis (4/12/2025) guna meminta penjelasan.

Baca juga :   Terinspirasi dari Pantai Indah Kapuk, Pemkot Palembang Bakal Jadikan Jembatan Ampera Destinasi Wisata Malam

“Nanti akan kita kupas semua apa penyebabnya, benar tidak kayu gelondongan itu dari illegal logging atau pohon tumbang,” kata Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, Minggu (30/11/2025).

Rajiv meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan sembari menekankan pentingnya penanganan korban banjir sebagai prioritas utama.

Sorotan juga datang dari WALHI Sumatera Utara yang menduga gelondongan kayu tersebut merupakan sisa tebangan dari aktivitas perusahaan di lanskap Batang Toru, yang disebut sebagai kawasan dengan tekanan tinggi akibat pembukaan lahan oleh sejumlah korporasi.

Baca juga :   BPBD Sumsel Siapkan Strategi Pencegahan Banjir di OKU agar Tak Terulang

Dalam unggahannya, WALHI menyebut berkurangnya fungsi hidrologis kawasan ini memperparah risiko banjir bandang karena hutan tidak lagi mampu menahan volume air ekstrem.

WALHI mendesak pemerintah memeriksa seluruh izin perusahaan yang beroperasi di bentang alam Harangan Tapanuli dan wilayah hulu DAS Batang Toru.

Menhut Raja Juli memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan kehutanan dan pengawasan tata kelola hutan di Indonesia. Menurutnya, bencana ini menjadi pengingat bahwa perbaikan struktural tidak bisa ditunda.

Baca juga :   907 Kasus Baru HIV/AIDS di Sumsel, Palembang Kontribusi Hampir Separuh

“Ini momentum yang baik untuk kita melakukan evaluasi kebijakan,” ujarnya.[YKP]

Banjir Hanyut Menhut Raja Juli Ribuan Kayu Gelondongan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWarga Medan Marelan Mengungsi, Minta Presiden Prabowo Turun Tangan Atasi Banjir
Next Article APBD Induk 2026 Kota Prabumulih Resmi Disahkan, Pemkot dan DPRD Sepakat Prioritaskan Kesejahteraan Masyarakat
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,883 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,754 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,729 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?