RELUNG.ID – Intensitas curah hujan di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan sejak terakhir belakangan ini cukup tinggi.
Kondisi tersebut membuat sejumlah daerah di Lubuklinggau khususnya yang dekat dengan daerah aliran sungai untuk waspada banjir.
Salah satunya banjir sempat menggenangi sejumlah pemukiman warga di RT 05, Kelurahan Taba Baru, Kecamatan Lubuklinggau Utara I.
Genangan banjir ini diakibatkan tingginya intensitas hujan yang terjadi hampir seharian pada Kamis, 11 September 2025 mulai pukul 15.30 WIB sampai pukul 23.00 WIB.
“Iya banjir menggenangi pekarangan halaman depan rumah. Ada tiga rumah warga yang tergenang, tapi sudah surut dini harinya,” kata Pembina Taga sekaligus petugas Penyuluh Sosial Ahli Muda Dinas Sosial (Dinsos) Lubuklinggau, Novi pada Jumat, (12/9/2025).
Ia menyebutkan, ada beberapa daerah di Lubuklinggau yang rawan terendam banjir. Diantaranya Taba Baru, Marga Bakti, Cereme Taba, Wirakarya, Karya Bakti dan Muara Enim.
“Banjir di wilayah itu sebagian besar akibat sungai meluap, sebab pemukiman yang terendam berada di dekat daerah aliran sungai,” ujarnya.
Novi mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di dekat daerah aliran sungai untuk waspada banjir. Kemudian pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampai ke sungai.
Lebih lanjut, disamping banjir pihaknya mengingatkan masyarakat yang pemukimannya berada di lapangan terbuka untuk waspada bencana angin puting beliung. Sebab kata Novi, biasanya hujan lebat lebih dulu ditandai dengan awan gelap disertai angin kencang.
Dimana sambung Novi, ada beberapa daerah di Lubuklinggau yang rawan terdampak angin puting beliung.
Adapun beberapa daerah tersebut yakni Eka Marga, Karang Ketuan, Pelita Jaya, Sukajadi, Muara Enim, Air Temam, Dalam Lebar dan Karya Bakti. (NSR)

