RELUNG.ID – Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah memberikan teguran keras kepada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.
Teguran tersebut disampaikan sebagai bentuk evaluasi kinerja agar pelayanan publik dan tata kelola kota dapat berjalan lebih optimal.
Tiga OPD yang mendapat perhatian khusus yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Wali Kota menegur Dinas PUTR karena dinilai belum maksimal dalam menangani persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah titik Kota Pagar Alam.
Dia meminta agar drainase di lokasi rawan banjir segera dicek, dibersihkan, dan diperbaiki apabila mengalami kerusakan.
“Kota Pagar Alam merupakan kota tujuan wisata di Sumatera Selatan. Untuk itu, Dinas PU harus mengecek titik-titik rawan banjir, membersihkan drainase, dan memperbaiki yang rusak,” katanya, Senin (19/1/2026).
Selain itu, Satpol PP juga mendapat teguran karena dinilai belum optimal dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwako).
Ludi menyoroti masih banyaknya pedagang yang berjualan di pinggir jalan raya, sehingga mengganggu ketertiban dan keselamatan pengguna jalan.
“Pol PP jangan hanya siap saja. Masih banyak tenda pedagang di pinggir jalan yang harus ditertibkan,” ujarnya.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup diminta untuk lebih serius dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota.
Menurut Wali Kota, kebersihan merupakan faktor penting dalam mendukung citra Pagar Alam sebagai destinasi wisata unggulan.
Lebih lanjut, Ludi Oliansyah mengajak seluruh OPD dan aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Pagar Alam untuk berkolaborasi, bekerja dengan hati, dan terus berinovasi dalam membangun daerah.
Dia menegaskan bahwa kerja sama dan peningkatan kinerja seluruh OPD sangat diperlukan untuk mewujudkan 14 program prioritas pada masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Bertha. (TFK)

