Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dukung Program Go Ekspor, Karantina Sumsel dan DKPP Dampingi Peternak Telur Ayam
Regional

Dukung Program Go Ekspor, Karantina Sumsel dan DKPP Dampingi Peternak Telur Ayam

alwiBy alwi20/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ekspor telur. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan (Karantina Sumsel) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Sumatera Selatan melakukan pendampingan Program Go Ekspor kepada peternak telur ayam konsumsi di Sumatera Selatan, Senin (19/1/2026).

Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan peternak dalam memenuhi persyaratan ekspor, khususnya dari aspek kesehatan hewan, keamanan pangan, serta kelengkapan dokumen yang dibutuhkan negara tujuan.

Baca juga :   Ketua BPD Desa Terlangu Diduga Diterkam Buaya di Sungai Rengit Banyuasin

Kepala Balai Karantina Sumsel, Sri Endah, mengatakan telur ayam konsumsi merupakan salah satu komoditas unggulan Sumatera Selatan yang memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional.

“Sumatera Selatan sebelumnya telah mengekspor sejumlah komoditas unggulan seperti kelapa, kopi, dan sawit. Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan telur ayam asal Sumsel siap diekspor dan dapat diterima di negara tujuan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, Sri Endah bersama Pejabat Otoritas Veteriner (POV) Sumatera Selatan, Jafrizal, melakukan peninjauan langsung ke peternakan PT Banyuasin Mukut Inti (BMI) di Desa Mukut, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.

Baca juga :   Vaksinasi PMK Sumsel Dikebut, 5.572 Dosis Segera Disuntikkan

Peninjauan meliputi sarana dan prasarana produksi, penerapan biosekuriti, manajemen pemeliharaan ayam petelur, serta higiene dan sanitasi lingkungan.

PT BMI merupakan salah satu peternakan ayam petelur terbesar di Sumatera Selatan dengan kapasitas produksi mencapai 17 ton telur per hari dari sekitar 400.000 ekor ayam petelur. Selain PT BMI, peternakan besar lainnya di Sumsel antara lain PT Pulau Farm dan PT Gunawan Farm.

Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan kegiatan Surveilans Nomor Kontrol Veteriner (NKV) oleh DKPP Sumsel. Hasil surveilans menunjukkan PT BMI telah menerapkan standar biosekuriti dengan baik, memiliki NKV level 1, serta mengantongi sertifikat kompartemen bebas Avian Influenza dan salmonela.

Baca juga :   DKPP Sumsel Temukan Hewan Kurban di Bawah Umur di Beberapa Kandang Ternak

“Dari sisi kelengkapan dokumen dan penerapan standar, PT BMI dinilai siap untuk ekspor. Selanjutnya, yang perlu dipenuhi adalah persyaratan khusus sesuai negara tujuan,” kata Sri Endah.

Hal senada disampaikan Jafrizal yang menyebutkan bahwa kepatuhan unit usaha terhadap standar teknis menjadi jaminan mutu dan keamanan pangan asal hewan.

Sementara itu, pemilik PT BMI, Niko, mengungkapkan pihaknya saat ini tengah melakukan proses negosiasi pengiriman telur ayam ke Singapura.

Baca juga :   Diduga Mengidap Penyakit, Warga Mesuji Ditemukan Tewas dalam Kamar Rumahnya

Kabupaten Banyuasin sendiri dikenal sebagai salah satu sentra produksi telur ayam terbesar di Indonesia. Kondisi tersebut menjadikan wilayah ini strategis dalam pengembangan komoditas peternakan berdaya saing ekspor, khususnya di kecamatan-kecamatan sentra seperti Talang Kelapa.

Sinergi Karantina Sumsel dan DKPP Sumsel diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan pendampingan dari hulu hingga hilir, serta meningkatkan kesiapan pelaku usaha dalam memenuhi standar kesehatan hewan dan keamanan pangan guna mendukung ekspor komoditas unggulan Sumatera Selatan. (DSK)

DKPP Sumsel Go Ekspor Karantina Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSembunyikan Narkoba di Sandal, Pangeran Ditangkap Polisi di Lubuklinggau
Next Article Disembunyikan di Sandal, Pecatan Polisi Ditangkap Edarkan Narkoba di Lubuklinggau
alwi

Related Posts

Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20265 Views
Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20268 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,949 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,819 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,792 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?