RELUNG.ID – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju menegaskan kesiapan operasionalnya dalam mengamankan pasokan energi selama periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 1447 Hijriah.
Kesiapan tersebut dilakukan melalui penguatan sumber daya manusia (SDM), optimalisasi infrastruktur produksi, serta peningkatan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi energi selama Ramadan hingga Idulfitri, periode yang umumnya diiringi peningkatan kebutuhan bahan bakar dan energi di masyarakat.
Sebagai salah satu kilang strategis Pertamina dengan kapasitas pengolahan mencapai 120 ribu barel per hari (MBSD) atau sekitar 12 persen dari total kapasitas kilang Pertamina, Kilang Plaju memastikan ketersediaan stok minyak mentah dan menjaga level persediaan minimum tetap dalam kondisi aman.
Seluruh unit operasi utama, mulai dari Crude Distillation Unit (CDU), High Vacuum Unit (HVU), hingga Fluid Catalytic Cracking Unit (FCCU), dipastikan berada dalam kondisi optimal.
Fasilitas penunjang seperti Gas Plant, Effluent Water Treatment Plant (EWTP), Offsite, dan Utilities juga dalam status siaga untuk mendukung kelancaran produksi.
Dari sisi SDM, pengaturan pola kerja dan sistem piket berlapis diterapkan guna menjamin operasional kilang berjalan 24 jam tanpa hambatan.
Pengamanan internal turut diperkuat untuk memastikan area kilang seluas 411,22 hektare tetap aman dan terkendali, terutama menjelang puncak arus mudik dan perayaan Idulfitri.
Kesiapan infrastruktur distribusi juga didukung koordinasi intensif pada rantai pasok serta sistem penyaluran melalui berbagai moda transportasi.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan proses produksi hingga distribusi energi tetap berjalan lancar selama periode RAFI.
Area Manager Communication, Relation & CSR RU III Plaju, Siti Fauzia, menegaskan bahwa kesiapan Satgas RAFI tidak hanya berfokus pada aspek produksi, tetapi juga pada penerapan standar keselamatan tertinggi di setiap lini operasional.
“Kami memastikan seluruh elemen, mulai dari kesiapan stok, keandalan unit operasi, kesiapan SDM, hingga aspek pengamanan dan HSSE, berjalan selaras. Momentum Ramadan dan Idulfitri adalah momen penting bagi masyarakat, sehingga tanggung jawab kami adalah menghadirkan energi yang aman, cukup, dan andal,” tutupnya. (CKM)

