Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Kereta Api di Sumsel Meningkat, Enam Kasus Tercatat Sepanjang 2026
Regional

Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Kereta Api di Sumsel Meningkat, Enam Kasus Tercatat Sepanjang 2026

alwiBy alwi14/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Perbaikan perlintasan sebidang di Sumsel. (Humas KAI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api di Sumsel mengalami peningkatan di tahun 2026.

Berdasarkan data PT KAI Divre III Palembang terdapat enam kasus yang terjadi sepanjang 2026 ini.

Hal ini diakui oleh Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti melalu keterangan resminya, Selasa (14/4/2026),

Baca juga :   Kunjungan Gibran ke Musi V, Penanda Tol Palembang-Betung Siap Layani Arus Nataru

Dia mengatakan, tren kecelakaan dalam lima tahun terakhir masih menunjukkan fluktuasi. Pada 2022 terdapat dua kejadian, meningkat menjadi empat pada 2023, melonjak menjadi 12 pada 2024, lalu turun ke tiga pada 2025, dan kembali naik menjadi enam kasus pada awal 2026.

“Data ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan keselamatan harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, KAI Divre III Palembang telah menggencarkan berbagai program selama Januari hingga Maret 2026.

Baca juga :   Kejari Muba Blender Hingga Bakar Barang Bukti 93 Perkara Inkrach

Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi keselamatan di sekolah dan pondok pesantren, edukasi kepada pengguna jalan melalui pembagian brosur dan pemasangan spanduk, hingga pemasangan ratusan banner di titik perlintasan rawan.

Selain itu, KAI juga melakukan penutupan dan penyempitan perlintasan tidak resmi yang dinilai berpotensi membahayakan, serta intensif berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Dinas Perhubungan, kepolisian, dan TNI di wilayah setempat.

Menurut Aida, keselamatan di perlintasan sebidang bukan hanya tanggung jawab operator kereta api, tetapi juga seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat. KAI sendiri berperan dalam memastikan kelancaran perjalanan kereta melalui pengelolaan petugas penjaga lintasan, pemeliharaan infrastruktur, dan edukasi publik.

Baca juga :   Terobos Perlintasan Tanpa Palang Pintu, PHL DLHK Palembang Tewas Ditabrak Kereta Api

Namun, ia menegaskan bahwa kewenangan pembangunan fasilitas seperti palang pintu maupun pengubahan perlintasan menjadi tidak sebidang berada di tangan pemerintah sesuai klasifikasi jalan, sebagaimana diatur dalam regulasi Kementerian Perhubungan.

Aida juga mengingatkan pentingnya kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan yang berlaku. Berdasarkan Undang-Undang Perkeretaapian dan Lalu Lintas, setiap pengendara wajib mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan sebidang.

“Pengguna jalan harus berhenti saat sinyal berbunyi atau palang pintu mulai ditutup, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas. Jangan mengambil risiko,” tegasnya.

Baca juga :   16 Kecelakaan Kereta Api Terjadi Sejak Awal Tahun, 17 Perlintasan Sebidang Ditutup

Ke depan, KAI Divre III Palembang akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, komunitas, hingga pecinta kereta api untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis keselamatan perjalanan kereta api di wilayah ini akan semakin meningkat,” pungkasnya. (KPB)

Kecelakaan kereta api Perlintasan Sebidang PT KAI Divre III Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePUPR Palembang Percepat Penanganan Banjir, Soroti Faktor Sampah dalam Penyumbatan Drainase
Next Article Anwar Usman Ungkap Penyebab Pingsan Usai Purnabakti MK
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,994 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,866 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,838 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?