RELUNG.ID- Penunjukan artis Raffi Ahmad sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan bukan tanpa pertimbangan. Di balik keputusan tersebut, terdapat strategi besar untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan, khususnya kepada generasi muda yang dinilai masih memiliki tingkat kesadaran preventif yang rendah.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa pemilihan figur publik dengan pengaruh besar di media sosial menjadi salah satu cara efektif untuk menyampaikan pesan kesehatan di era digital. Raffi Ahmad dinilai memiliki daya jangkau luas serta kedekatan dengan kalangan anak muda.
Menurut Prihati, pendekatan komunikasi konvensional sudah tidak cukup untuk menjangkau masyarakat secara masif. Karena itu, BPJS Kesehatan membutuhkan sosok yang mampu menyampaikan pesan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan cara yang lebih ringan dan mudah dipahami.
“Kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk mensosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan sebelum sakit, khususnya pada anak muda melalui media digital,” ujar Prihati di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Ia menambahkan, salah satu tujuan utama dari penunjukan ini adalah mengubah pola pikir masyarakat yang selama ini cenderung reaktif terhadap kesehatan menjadi lebih mengedepankan pencegahan.
BPJS Kesehatan menilai Raffi Ahmad sejalan dengan misi tersebut karena kerap menyuarakan gaya hidup sehat serta aktif dalam berbagai kampanye publik yang menyasar generasi muda.
Di sisi lain, lembaga tersebut juga menegaskan pentingnya memperkuat pemahaman bahwa JKN bukan hanya layanan saat sakit, melainkan bentuk perlindungan jangka panjang berbasis gotong royong.
Saat ini, program JKN telah mencakup sekitar 284 juta peserta, sehingga tantangan berikutnya adalah meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat agar keberlanjutan program tetap terjaga.
“BPJS adalah milik semua. Semangatnya gotong royong untuk membantu sesama,” kata Prihati.
Melalui penunjukan Raffi Ahmad, BPJS Kesehatan berharap pesan-pesan tersebut dapat lebih cepat diterima masyarakat, terutama generasi muda, agar kesadaran hidup sehat dapat terbentuk sejak dini.[YKP]

