RELUNG.ID- Rumah tangga Dede Sunandar dan istrinya, Karen Hertatum, tengah menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan perselingkuhan hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Pernikahan yang telah berjalan hampir 12 tahun itu kini disebut berada di ambang perceraian setelah Karen membongkar dugaan perselingkuhan dan KDRT yang dialaminya selama menikah dengan Dede.
Menanggapi hal tersebut, Dede mengaku siap menerima segala konsekuensi, termasuk jika kariernya di dunia hiburan terhenti.
“Dede siap terima resiko segala apapun, dengan ibaratnya nominal apapun nanti yang terjadi, dengan kerjaan apapun yang terjadi,” kata Dede, Jumat (22/5/2026).
“Kalau tuh emang jalannya jadi bismillah,” sambungnya.
Dede juga mengaku sudah ikhlas apabila tidak lagi tampil di televisi. Menurutnya, ketenangan batin lebih penting dibanding mempertahankan popularitas.
“Dede ikhlas hilang di TV, yang penting Dede bahagia,” ujarnya.
Pria kelahiran Ciamis itu mengaku telah mengembalikan Karen ke rumah orang tuanya dan mencoba meminta maaf kepada pihak keluarga.
Dalam pengakuannya di sebuah program televisi, Dede juga tidak membantah tuduhan perselingkuhan yang disampaikan Karen. Ia bahkan mengaku telah lima kali berselingkuh selama menikah.
“Lima kali selingkuh. Ketahuan sama istri,” ungkap Dede.
Ia juga mengakui pernah melakukan KDRT terhadap Karen setelah ketahuan berselingkuh.
“Sudah (KDRT). Karena kan aku dicecer terus tuh ya kan. Terus aku lakukan KDRT lah,” katanya.
Meski demikian, Dede menyebut Karen selama ini selalu memaafkan kesalahannya.
“Tapi kan pas ke sininya mungkin waktu pas aku megang uang jadi dia memaafkan,” ujarnya.
Dede Sunandar dan Karen diketahui menikah pada 21 Oktober 2014 dan dikaruniai tiga orang anak.
Kini, hubungan keduanya disebut semakin memburuk setelah Dede mengaku telah menjatuhkan talak tiga kepada Karen.
“Dede udah resmi talak tiga,” kata Dede dalam wawancara sebelumnya.
Meski ingin bertemu langsung dan memperbaiki hubungan, Dede mengaku Karen masih belum bersedia menemuinya karena membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi mentalnya.
“Katanya butuh, ‘aku ini, mental aku’, oh yaudah,” tutur Dede.[YKP]

