RELUNG.ID- Pengakuan mengejutkan datang dari kreator konten Dilan Janiyar. Ia mengaku sempat menduga dirinya menjadi target praktik perdukunan yang diduga dilakukan oleh asistennya sendiri.
Tak hanya dirinya, Dilan menyebut ibu dan kakaknya juga diduga menjadi sasaran praktik mistis tersebut.
Cerita itu diungkapkan Dilan saat berbincang dalam podcast Meja Mongol. Dalam perbincangan itu, Dilan mengatakan asistennya telah bekerja dengannya selama kurang lebih dua tahun dan menjadi orang yang sangat dipercaya.
“Aku sayang banget sama dia, percaya banget,” ujar Dilan, dikutip Minggu (24/5/2026).
Namun seiring waktu, Dilan mulai merasakan perubahan sikap sang asisten. Menurutnya, asistennya mulai menunjukkan perilaku yang tidak sopan dan terlihat menyimpan kebencian.
“Mulai kerjanya nggak benar, terus sikapnya berubah. Kelihatan mulai benci sama aku,” katanya.
Rasa curiga itu membuat Dilan memberanikan diri memeriksa ponsel asistennya. Dari situ, ia menemukan percakapan dengan seseorang yang disebut sebagai “orang pintar”.
“Nah ternyata di situ ketahuan dia menghubungi orang kayak dukun,” ungkapnya.
Dilan mengaku semakin terkejut setelah membaca isi percakapan yang diduga mengarah pada praktik perdukunan terhadap tiga orang sekaligus.
Ia juga mengaitkan temuan itu dengan benda-benda mencurigakan yang sebelumnya sempat dilihat di apartemen mereka, salah satunya batok kelapa hijau yang disebut terus disimpan dan dipindah-pindahkan selama berhari-hari.
“Aku sempat notice kenapa batok kelapa itu nggak dibuang-buang,” ujarnya.
Awalnya, Dilan mengira benda tersebut berkaitan dengan program kesehatan atau detoks yang dijalani asistennya. Namun dugaan itu berubah setelah membaca isi percakapan di ponsel sang asisten.
Saat dikonfrontasi, asisten tersebut akhirnya mengakui siapa saja yang dimaksud dalam percakapan itu.
“Dia akhirnya ngaku tiga orang itu adalah aku, ibuku, dan kakakku,” tutur Dilan.
Pengakuan Dilan Janiyar tersebut langsung menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak netizen mengaku merinding mendengar cerita tersebut, terlebih karena pelaku diduga merupakan orang dekat yang selama ini tinggal serumah dan dipercaya penuh olehnya.[YKP]

