Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»BBPOM Palembang Perketat Pengawasan Pangan Jelang Idul Adha, Waspadai Formalin dan Boraks
Regional

BBPOM Palembang Perketat Pengawasan Pangan Jelang Idul Adha, Waspadai Formalin dan Boraks

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda26/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang menemukan sejumlah bahan pangan yang mengandung formalin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Inpres Muara Enim, Kamis (13/3/2026). (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, pengawasan pangan di Kota Palembang diperketat. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang turun langsung ke pasar tradisional hingga ritel modern untuk memastikan produk pangan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.

Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya pasokan dan konsumsi bahan pangan selama momentum hari besar keagamaan. BBPOM memfokuskan pengawasan pada produk yang rawan dicampur bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan methanyl yellow.

Kepala BBPOM Palembang, Yani Adriyanti, mengatakan intensifikasi pengawasan dilakukan bersama tim terpadu keamanan pangan daerah guna mengantisipasi peredaran pangan berbahaya di tengah tingginya aktivitas jual beli masyarakat.

“Pengawasan difokuskan pada komoditas pangan yang dicurigai dapat ditambahkan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan methanyl yellow,” ujar Yani, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, hingga saat ini hasil pemeriksaan lapangan belum menemukan produk pangan yang mengandung bahan berbahaya maupun produk tanpa izin edar dan kedaluwarsa.

“Sampai sekarang belum ditemukan pangan yang mengandung bahan berbahaya, tanpa izin edar, ataupun melewati batas kedaluwarsa,” katanya.

Meski demikian, BBPOM tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi penyalahgunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) menjelang Idul Adha. Permintaan bahan pengenyal dan pengawet biasanya meningkat saat konsumsi olahan daging melonjak.

Untuk mencegah penyalahgunaan zat berbahaya, BBPOM Palembang menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait guna memperketat pengawasan distribusi bahan kimia.

“Kolaborasi lintas OPD terus dilakukan termasuk mencegah kebocoran distribusi formalin dan boraks agar tidak disalahgunakan pada pangan,” ungkapnya.

Yani menegaskan bahwa penggunaan BTP diperbolehkan selama sesuai dengan batas aman dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, pengawasan tidak hanya menyasar produk jadi, tetapi juga jalur distribusi bahan-bahan yang berpotensi disalahgunakan.

Selain pengawasan, BBPOM juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat saat membeli kebutuhan pangan menjelang Idul Adha. Warga diminta menerapkan prinsip “Cek KLIK” sebelum membeli produk.

Cek KLIK sendiri meliputi pemeriksaan Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa produk pangan.

“Masyarakat juga harus mengenali ciri-ciri pangan yang mengandung bahan berbahaya dan segera melapor apabila menemukan produk yang mencurigakan,” tutupnya.[THQ]

BBPOM Idul Adha Palembang Pangan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHotspot Karhutla Sumsel Naik Drastis, 7 Daerah Belum Tetapkan Status Siaga
Next Article 34 Bencana Banjir dan Longsor Terjadi di Sumsel Sepanjang Januari Hingga Maret
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20262 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,927 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,799 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,772 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?