Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/2026

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Menkeu Purbaya: Tekanan Rupiah Akan Mereda dalam 2-3 Bulan ke Depan
Politik

Menkeu Purbaya: Tekanan Rupiah Akan Mereda dalam 2-3 Bulan ke Depan

RiyadiBy Riyadi01/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menkue Purbaya. Foto : Dok Kemenkue
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis nilai tukar rupiah akan kembali menguat dalam beberapa bulan mendatang.

Menurutnya, perbaikan kondisi global yang ditandai dengan meningkatnya peluang perdamaian di Timur Tengah berpotensi mengurangi tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Purbaya memperkirakan penguatan rupiah dapat terjadi dalam dua hingga tiga bulan ke depan seiring membaiknya sentimen pasar internasional.

Baca juga :   Buntut OTT KPK, Menkeu Purbaya Copot Kakanwil DJP Jakarta Utara

“Berita mengatakan bahwa AS dan Iran serta Israel hampir mencapai kesepakatan. Jadi, prospek perdamaian, kondisi global yang lebih baik. Saya percaya dalam dua atau tiga bulan ke depan akan jauh lebih baik daripada sekarang, artinya gangguan yang sampai batas tertentu melemahkan rupiah juga akan hilang,” ujar Purbaya, Senin (1/6/2026).

Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menilai pelemahan rupiah yang terjadi belakangan ini belum memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat maupun laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat dan didukung oleh berbagai kebijakan pemerintah yang berorientasi pada penguatan sektor domestik.

Baca juga :   PBB Sumsel Sebut Ketua Umum Gugum Ridho Berikan Warna Baru

“Prospek ekonomi kita kuat, dan pelemahan rupiah belum menimbulkan dampak yang menghambat aktivitas ekonomi kita,” katanya.

Purbaya menjelaskan pemerintah saat ini terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui berbagai instrumen kebijakan fiskal dan moneter. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam jangka menengah maupun jangka panjang.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah telah memperhitungkan berbagai risiko global, termasuk fluktuasi nilai tukar, dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Baca juga :   Menkeu Purbaya: Indonesia Jangan Ulangi Kesalahan Fatal Krisis Moneter 1998


“Secara teori, ketika Anda memiliki ekonomi yang kuat, mata uang Anda pada akhirnya juga akan menguat. Saat ini saya fokus memastikan bahwa ekonomi domestik akan terus tumbuh kuat dalam jangka menengah, jangka pendek maupun jangka panjang,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah disebut terus berkoordinasi dengan bank sentral untuk menjaga stabilitas pasar keuangan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendukung upaya menjaga stabilitas pasar obligasi agar imbal hasil (yield) tidak mengalami kenaikan yang terlalu tinggi.

“Dalam jangka pendek, kami mencoba mendukung bank sentral dengan juga melakukan intervensi di pasar obligasi untuk memastikan bahwa imbal hasil tidak meningkat terlalu signifikan,” kata Purbaya.

Baca juga :   Fraksi Gerindra Soroti Pendapatan Tak Capai Target hingga Utang Belanja Rp1,76 Triliun

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah perhatian pelaku pasar terhadap pergerakan nilai tukar rupiah yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami tekanan akibat ketidakpastian global dan dinamika geopolitik internasional. Meski demikian, pemerintah meyakini kondisi ekonomi domestik yang kuat akan menjadi faktor utama yang menopang stabilitas rupiah ke depan.[YKP]

Dalam dua bulan Menkeu Purbaya Rupiah Bangkit Yakin
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleUmumkan Pernikahan dan Kehamilan Sekaligus, Zara Tuai Banyak Doa dan Ucapan Selamat
Next Article Patroli Karhutla Temukan Titik Api di Sungai Rambutan, 3 Hektare Lahan Terbakar
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,920 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,792 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,765 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?