Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Fabiola Elizabeth Terseret Kasus Pig Butchering, Jaringan Scammer Bidik Warga AS
Regional

Fabiola Elizabeth Terseret Kasus Pig Butchering, Jaringan Scammer Bidik Warga AS

RiyadiBy Riyadi03/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Mantan artis sinetron, Fabiola Elizabeth, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan daring (online scam) jaringan internasional dengan modus pig butchering yang beroperasi di kawasan Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Mantan artis sinetron, Fabiola Elizabeth, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan daring (online scam) jaringan internasional dengan modus pig butchering yang beroperasi di kawasan Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo.

Kasus ini diungkap Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah setelah membongkar aktivitas perusahaan berkedok konsultan yang diduga menjadi pusat operasional penipuan online lintas negara.

Direktur Reserse Siber Polda Jateng, Himawan Susanto Saragih, mengatakan jaringan tersebut secara khusus menyasar warga negara asing, terutama warga Amerika Serikat.

Baca juga :   Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jadi Simbol Perjuangan Kaum Buruh

“Perusahaan tersebut digunakan sebagai sarana perekrutan pekerja sekaligus kantor operasional penipuan online yang menyasar warga negara asing, khususnya warga negara Amerika Serikat,” ujar Himawan, Selasa (2/6/2026).

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi telah mengamankan 39 orang yang diduga terlibat. Sebanyak 11 orang di antaranya merupakan warga negara asing asal Myanmar dan Nepal.

Menurut Himawan, para pekerja Indonesia direkrut melalui tawaran pekerjaan yang beredar di media sosial Facebook. Mereka kemudian ditempatkan dalam berbagai posisi, mulai dari marketing, model, hingga leader, dengan gaji yang cukup menggiurkan.

Baca juga :   Hujan Kembali Sambangi Sumsel, Berikut Daerah Terdampak Hari Ini

“Gaji dari marketing, kemudian dari leader, kemudian model, itu berkisar Rp10 juta sampai Rp20 juta per bulan,” katanya.

Polisi mengungkap modus yang digunakan sindikat ini adalah pig butchering, yakni penipuan yang mengandalkan pendekatan emosional terhadap korban. Para pelaku terlebih dahulu membangun hubungan personal melalui media sosial, aplikasi kencan, maupun platform digital lainnya.

Setelah korban merasa dekat dan percaya, mereka diarahkan untuk menanamkan dana pada platform investasi atau perdagangan aset kripto yang sebenarnya telah dimanipulasi oleh pelaku.

Baca juga :   Sumsel Masuki Musim Kemarau: Hujan Ringan Bukan Tanda Kemarau Basah

“Modus ini sangat terstruktur dan memanfaatkan sisi psikologi korban. Korban dibuat merasa memiliki hubungan personal sehingga tanpa sadar melakukan transfer dana secara bertahap dalam jumlah besar,” jelas Himawan.

Jaringan yang beroperasi dengan kedok PT Digi Global Konsultan tersebut kini masih dalam pengembangan penyidik. Polisi mendalami kemungkinan adanya pelaku lain serta keterkaitan dengan jaringan penipuan internasional yang lebih luas.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi yang datang dari orang yang baru dikenal melalui dunia maya, terutama jika disertai janji keuntungan besar dalam waktu singkat.[YKP]

Fabiola Elizabeth Jaringan Scammer Kasus Pig Butchering
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTegur Penyerobot Antrean Solar di SPBU Noerdin Panji Palembang, Sopir Truk Tewas Dikeroyok
Next Article PALI Masuk Zona Merah Karhutla dengan 32 Kejadian, Status Siaga Masih Tunggu Tanda Tangan Bupati
Riyadi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,006 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,876 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,849 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?