RELUNG.ID- Ribuan warga memadati kawasan depan DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada Minggu (5/7/2026) untuk mengikuti Aksi Bela Palestina Jilid VI yang dirangkaikan dengan Konser Amal Wali Band bertajuk “Dari Palembang Darussalam untuk Palestina”.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-1.343 Kota Palembang itu dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
Aksi kemanusiaan tersebut mengajak masyarakat menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina. Hingga Minggu pagi, donasi yang berhasil dihimpun telah mencapai lebih dari Rp600 juta dan diperkirakan masih akan terus bertambah. Herman Deru dan Ratu Dewa juga turut memberikan donasi dalam kegiatan tersebut.
Ketua panitia, Hidayatul Fikri, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang hadir mengikuti aksi kemanusiaan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Konser Amal Wali Band: Dari Palembang Darussalam untuk Palestina,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Ratu Dewa menegaskan aksi bela Palestina bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
“Ini sudah jilid keenam kita berdiri di sini. Artinya, penderitaan saudara-saudara kita di Palestina belum juga usai. Kita hadir bukan karena politik, tetapi karena kemanusiaan,” katanya.
Ia menggambarkan kondisi yang dialami warga sipil di Gaza dan Tepi Barat sebagai tragedi kemanusiaan yang tidak boleh diabaikan.
“Ketika kita di sini bisa berkumpul dengan aman, di sana ada ibu yang memeluk anaknya yang sudah tak bernyawa, ada ayah yang mencari keluarganya di antara reruntuhan. Ini bukan soal jarak, tetapi soal hati nurani,” ujarnya.
Menurut Ratu Dewa, kepedulian terhadap Palestina merupakan nilai universal yang melampaui perbedaan agama maupun latar belakang.
“Kita tidak perlu menjadi Muslim untuk membela Palestina. Kita hanya perlu menjadi manusia untuk merasakan penderitaan mereka,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung kabar duka dari dunia olahraga Palestina terkait wafatnya kiper Salem Al-Ashqar akibat serangan di Khan Younis.
“Ini bukan hanya kehilangan bagi sepak bola Palestina, tetapi juga bagi sebuah keluarga. Anak itu akan tumbuh tanpa sempat mengenal ayahnya,” ucapnya.
Suasana aksi semakin semarak dengan penampilan Wali Band yang membawakan sejumlah lagu bertema kemanusiaan. Penampilan grup musik tersebut disambut antusias oleh ribuan peserta yang memadati lokasi acara.
Menutup sambutannya, Ratu Dewa mengajak masyarakat terus memberikan dukungan kepada rakyat Palestina melalui doa maupun bantuan kemanusiaan.
“Setiap langkah kita hari ini, setiap doa dan donasi, adalah bukti bahwa kita berada di sisi yang benar. Jangan pernah merasa ini sia-sia,” katanya sebelum mengajak seluruh peserta memanjatkan doa bersama.
Sementara itu, Herman Deru mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat solidaritas terhadap sesama.
“Begitu pentingnya kepedulian dan keikutsertaan kita. Setelah pandemi Covid-19 berlalu, masyarakat perlu kembali menguatkan rasa empati dan solidaritas. Kalau Covid menghilangkan penciuman, maka penyakit masa bodoh menghilangkan kepedulian. Melalui konser amal bersama grup band kenamaan Indonesia ini, kami berharap masyarakat Palembang dan Sumsel tergerak untuk peduli, baik melalui doa maupun aksi nyata,” ujar Herman Deru.
Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Palestina masih menghadapi berbagai kesulitan akibat konflik yang berkepanjangan dan lumpuhnya berbagai fasilitas publik.
“Mari kita tunjukkan kepedulian melalui konser amal ini dan memperkuat ukhuwah,” pungkasnya.[YKP]

