RELUNG.ID- Keluarga M Billy Putra Pratama (30), korban keributan dua kelompok bersenjata tajam di depan Palembang Square (PS) Mall, Jalan Angkatan 45, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
Laporan dibuat oleh ayah korban, Bachril (54), di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Selasa (6/1/2026) malam.
Bachril mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian yang menimpa anaknya. Ia pertama kali menerima kabar dari istri korban yang menyampaikan bahwa Billy menjadi korban pengeroyokan hingga harus mendapatkan perawatan medis.
“Setelah menerima kabar anak saya dikeroyok, saya langsung mendatangi RS AK Gani Palembang. Setelah dicek, ternyata benar anak saya sedang dirawat,” ujar Bachril kepada petugas.
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa tersebut terjadi saat Billy berada di lokasi kejadian. Secara tiba-tiba, korban diserang oleh sekelompok orang yang membawa senjata tajam.
Merasa terancam, korban sempat berusaha melarikan diri. Namun, kelompok tersebut terus mengejar hingga korban terjatuh. Saat itulah, korban dibacok secara bersama-sama oleh terlapor berinisial T dan rekan-rekannya.
“Setelah dibacok, para pelaku meninggalkan korban di lokasi kejadian dengan luka di sekujur tubuh,” jelas Bachril.
Korban kemudian ditolong warga yang melintas di lokasi kejadian dan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Usai melaporkan kejadian tersebut, Bachril menyampaikan bahwa anaknya sehari-hari bekerja sebagai penagih retribusi di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang sekaligus berjualan angkringan. Ia memastikan korban tidak memiliki permasalahan dengan pihak mana pun.
“Saya berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum,” harapnya.
Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang melalui petugas piket Pamapta II, Ipda Adityan Ammar Syahputra, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.
“Laporan terkait dugaan pengeroyokan sudah kami terima dan akan segera kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti,” tutupnya.[DNP]

