RELUNG.ID- Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita diduga menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kepolisian saat terlibat perselisihan dengan seorang pengendara di jalan raya viral di media sosial.
Peristiwa yang disebut terjadi di Jalan Duri Utama Raya itu menuai perhatian publik setelah rekaman video tersebut tersebar luas di berbagai platform.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh pihak yang mengaku sebagai korban, insiden bermula saat dirinya hendak berbelok ke kanan dari arah seberang Buddy Pool. Pada saat bersamaan, seorang wanita yang mengendarai kendaraan dari arah Indomaret melintas dengan kecepatan tinggi.
Meski tidak terjadi tabrakan maupun senggolan, wanita tersebut disebut menghentikan korban dan mengajaknya beradu argumen. Dalam perselisihan itu, wanita tersebut diduga menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kepolisian sambil melontarkan ucapan yang dinilai bernada intimidatif.
“Lu enggak tahu gua siapa? Gua laporin lu ya, jangan macam-macam!” demikian ucapan yang disebut disampaikan wanita tersebut berdasarkan keterangan korban.
Merasa tidak nyaman, korban kemudian berupaya merekam kejadian menggunakan telepon genggam sebagai dokumentasi. Namun, menurut pengakuannya, wanita tersebut diduga menepis atau memukul tangan korban sehingga proses perekaman sempat terganggu.
Korban juga mengaku wanita itu sempat meneriakkan kata “maling” yang membuat sejumlah warga sekitar berdatangan ke lokasi. Situasi sempat memanas sebelum korban akhirnya berhasil meninggalkan tempat kejadian.
Rekaman video yang beredar kemudian memicu beragam tanggapan dari warganet. Banyak yang mempertanyakan identitas wanita tersebut serta keaslian Kartu Tanda Anggota (KTA) Kepolisian yang diperlihatkannya dalam video.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas wanita yang terekam dalam video maupun status keaslian KTA yang diduga ditunjukkan dalam insiden tersebut. Informasi yang beredar saat ini masih berdasarkan rekaman video viral dan keterangan dari pihak yang mengaku sebagai korban. [YKP]

