Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Usai Polemik Penanganan Kasus, Jaksa Agung dan Kapolri Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Politik

Usai Polemik Penanganan Kasus, Jaksa Agung dan Kapolri Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

RiyadiBy Riyadi14/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Kejaksaan dan Kepolisian dalam penegakan hukum. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNGID- Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Kejaksaan dan Kepolisian dalam penegakan hukum.

Penegasan itu disampaikan usai keduanya bertemu di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (13/7/2026), di tengah sorotan publik terhadap dinamika penanganan sejumlah perkara yang melibatkan kedua institusi.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat. Usai memberikan keterangan kepada awak media, Burhanuddin dan Listyo Sigit berjabat tangan, melakukan salam komando, serta saling melempar senyum sebagai simbol soliditas kedua lembaga penegak hukum.

Baca juga :   Debat Pilkada Lubuklinggau Hanya Digelar Dua Kali, Berikut Jadwalnya

Dalam keterangannya, Jaksa Agung membantah anggapan bahwa hubungan Kejaksaan dan Polri tengah memanas. Menurutnya, pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang rutin dilakukan dan tidak berkaitan dengan dinamika kasus yang belakangan menjadi perhatian publik.

“Saya dengan Pak Kapolri, tetapi teman-teman jangan berpikir kami ini rival, kami ini versus. Tidak. Sejak dulu kami sudah saling mengenal secara pribadi. Saya menjadi Jaksa Agung, beliau menjadi Kapolri,” ujar Burhanuddin.

Ia menegaskan, komunikasi dan koordinasi antara Kejaksaan dan Polri selama ini berjalan dengan baik. Karena itu, masyarakat diminta tidak menafsirkan pertemuan tersebut sebagai respons atas polemik yang berkembang.

Baca juga :   Tampil Duet Perdana, Apriyadi-Toha Hadiri Ngunduh Mantu Ketua Pujakesuma Muba

“Jangan juga berpikir karena ada hal-hal sesuatu kemarin. Ini adalah silaturahmi yang biasa kami lakukan dan kami selalu berpikir bagaimana perbaikan ke depan lagi,” katanya.

Senada dengan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi kedua institusi sebagai bagian dari sistem peradilan pidana atau criminal justice system.

“Bagaimana ke depan antara Kejaksaan dan Kepolisian sebagai satu ikatan aparat penegak hukum di dalam criminal justice system, ini tentunya terus kita perkuat, kita perkukuh,” ujar Sigit.

Baca juga :   Panen Raya Jagung OKU Timur, Pemerintah Pastikan Penyerapan Hasil Petani

Kapolri mengungkapkan, Kejaksaan dan Polri juga sepakat meningkatkan kerja sama dalam menghadapi implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru. Salah satu bentuk kerja sama tersebut adalah program pertukaran pendidikan bagi jaksa dan penyidik Polri.

“Tadi ada rencana untuk meningkatkan program kemitraan, tukar-menukar pendidikan antara jaksa dan Polri, khususnya penyidik, sehingga dalam setiap langkah koordinasi di dalam criminal justice system semuanya bisa menjadi lebih baik,” jelasnya.

Menurut Sigit, penguatan koordinasi tersebut bertujuan memberikan pelayanan hukum yang lebih baik kepada masyarakat, baik dari sisi kepastian hukum maupun rasa keadilan.

Baca juga :   Emosi Sesaat Picu Perselisihan, Dokter dan Pegawai Pempek Akhirnya Berdamai

“Yang jelas Kejaksaan dan Kepolisian adalah keluarga besar, dan kita akan terus menjaga agar keluarga besar ini tetap terjaga soliditas dan sinergisitasnya,” tegas jenderal bintang empat tersebut.

Pertemuan kedua pimpinan lembaga penegak hukum ini berlangsung setelah dalam sepekan terakhir muncul dinamika penanganan perkara yang melibatkan Polri dan Kejaksaan.

Dinamika tersebut bermula ketika Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di 13 lokasi terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang dikaitkan dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Baca juga :   Eddy Santana Putra Ambil Formulir Bakal Calon Gubernur Sumsel dari PAN dan PKB

Perkembangan kasus itu kemudian berlanjut dengan pengunduran diri Febrie dari jabatannya serta penetapannya sebagai tersangka oleh Kortastipidkor Polri dalam perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan kasus batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), PT Asabri, dan PT Krakatau Steel.

Polri selanjutnya menyerahkan penanganan perkara tersebut kepada Kejaksaan Agung dengan alasan untuk mempercepat proses hukum.

Meski demikian, pertemuan antara Jaksa Agung dan Kapolri menjadi penegasan bahwa dinamika penanganan perkara tidak mengganggu hubungan kelembagaan. Keduanya sepakat menjaga koordinasi, memperkuat sinergi, dan memastikan sistem penegakan hukum tetap berjalan secara profesional demi memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat.[YKP]

Berakhir Damai Jaksa Agung Kapolri Polemik
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKejagung Hentikan Pengumpulan Data MBG di Seluruh Indonesia, Fokus Dalami Data yang Sudah Ada
Next Article KPK Sita Rp21,2 Miliar dan Emas 2,5 Kg, Diduga Hasil Setoran Rutin OPD Bupati Sukoharjo
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,883 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,754 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,729 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?