RELUNG.ID – Adobe resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan Nvidia untuk mengembangkan generasi terbaru platform kecerdasan buatan (AI) Firefly.
Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kemampuan AI generatif dalam ekosistem produk kreatif dan pemasaran Adobe.
Pengumuman ini datang tak lama setelah CEO Adobe, Shantanu Narayen, menyatakan rencananya untuk mundur dari jabatan yang telah diembannya sejak 2007, setelah penggantinya ditunjuk.
Kemitraan dengan Nvidia ini pun disebut-sebut menjadi salah satu langkah strategis besar terakhirnya.
Firefly sendiri merupakan platform AI generatif milik Adobe yang menyediakan berbagai model untuk pembuatan gambar, video, audio, hingga desain. Platform ini juga terintegrasi dengan teknologi dari pihak ketiga seperti Google dan OpenAI.
Dalam kerja sama terbaru ini, Nvidia akan menghadirkan teknologi komputasi canggihnya ke dalam Firefly, termasuk pustaka CUDA-X, model AI seperti Nvidia Cosmos, serta berbagai alat pengembangan AI lainnya. Integrasi ini diharapkan mampu meningkatkan performa, efisiensi, dan kualitas hasil konten yang dihasilkan.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah solusi “kembaran digital 3D” berbasis cloud. Teknologi ini memungkinkan perusahaan membuat representasi virtual produk yang dapat digunakan untuk produksi konten pemasaran tanpa perlu pemotretan fisik. Dengan demikian, proses pembuatan iklan menjadi lebih cepat dan efisien.
Selain itu, Adobe juga akan memanfaatkan teknologi Nvidia NemoClaw untuk menghadirkan agen AI cerdas. Agen ini dirancang mampu menerima instruksi pengguna, melakukan riset, hingga menghasilkan konten secara otomatis, dengan tetap memperhatikan aspek privasi dan keamanan.
Integrasi teknologi Nvidia akan mencakup berbagai produk utama Adobe, seperti Adobe Photoshop, Adobe Premiere Pro, Adobe Acrobat, hingga platform kolaborasi dan pemasaran digital lainnya.
Menurut Narayen, kolaborasi ini didasarkan pada visi bersama untuk mentransformasi alur kerja kreatif dan pemasaran melalui AI. Sementara itu, CEO Nvidia Jensen Huang menegaskan bahwa kemitraan ini akan mendorong batas inovasi dan membuka peluang baru dalam industri kreatif. (LWM)

