Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Aktivis Sebut Rapuhnya Standar Keselamatan PPA Diduga Dampak Pembiaran di Masa Christianto Setyo
Regional

Aktivis Sebut Rapuhnya Standar Keselamatan PPA Diduga Dampak Pembiaran di Masa Christianto Setyo

RiyadiBy Riyadi10/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Deputi K-MAKI Sumsel Feri Kurniawan/ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Berbagai insiden yang melibatkan aktivitas PT Putra Perkasa Abadi (PPA) kembali menjadi sorotan.

Sejumlah persoalan, mulai dari insiden keselamatan kerja, konflik sosial hingga dugaan pelanggaran operasional, disebut bukanlah kejadian baru. Bahkan telah berlangsung sejak era kepemimpinan Christianto Setyo yang pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PPA.

Berdasarkan penelusuran, Christianto Setyo menjabat sebagai Presiden Direktur PPA diantara rentang waktu 2020-2023.

Baca juga :   Persiapkan Ramadhan dan Lebaran, Polres Musi Rawas Gelar Operasi Keselamatan Lalu Lintas

Di tangannya, PPA menjadi salah satu perusahaan kontraktor pertambangan terkemuka di Indonesia. Namun, periode kepemimpinannya juga tidak lepas dari berbagai sorotan.

Deputy K-MAKI Sumatera Selatan, Feri Kurniawan, menilai rangkaian kejadian yang terjadi di PPA belakangan ini menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam tata kelola perusahaan.

“Kalau kita tarik ke belakang, insiden-insiden di PPA ini bukan muncul tiba-tiba. Polanya sudah terlihat sejak kepemimpinan Christianto Setyo. Artinya, ada masalah struktural yang tidak pernah diselesaikan dengan serius,” kata Feri kepada wartawan, Senin (9/2/2026).

Baca juga :   Ziarah ke Makam Orangtua, Motor Doni Hilang Digasak Maling di TPU Kandang Kawat Palembang

Menurutnya, beberapa insiden yang terjadi di lingkungan kerja PPA mencerminkan lemahnya penerapan standar keselamatan dan pengawasan internal.

Hal itu, kata dia, berpotensi membahayakan pekerja sekaligus merugikan masyarakat sekitar wilayah operasional tambang.

“Kami menerima berbagai laporan, baik terkait kecelakaan kerja, dampak lingkungan, hingga gesekan dengan warga. Ini menunjukkan bahwa prinsip kehati-hatian dan tanggung jawab sosial perusahaan tidak berjalan optimal,” tegasnya.

Baca juga :   Surat Edaran Wali Kota Tak Diindahkan, Panti Pijat dan Spa di Kota Palembang Banyak Beroperasi saat Ramadan

Feri juga menyoroti minimnya transparansi manajemen PPA dalam merespons setiap insiden yang terjadi. Ia menilai, perusahaan kerap terkesan reaktif dan hanya bergerak ketika kasus sudah menjadi perhatian publik.

“Seharusnya setiap insiden dievaluasi secara terbuka dan menyeluruh, bukan ditutupi. Kalau dibiarkan berlarut, ini bisa menjadi preseden buruk bagi industri pertambangan di Sumsel,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah insiden yang terjadi di PT Putra Perkasa Abadi (PPA) tengah mendapat sorotan publik. Mulai dari melintasnya konvoi truk Heavy Duty (HD) di jalan umum menuju lokasi tambang PT Mustika Indah Permai (MIP).

Baca juga :   Puluhan Kerbau yang Mati di Muratara, Hasil Lab: Terpapar Penyakit Ngorok

Peristiwa yang terjadi akhir tahun lalu itu menimbulkan keresahan warga yang ada di sepanjang lokasi lantaran bobot kendaraan yang bisa menimbulkan kerusakan jalan.

Lalu, baru-baru ini, insiden tewasnya seorang pekerja di mess perusahaan. Karyawan setingkat manajer itu diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Hanya saja, sumber lain menyebutkan adanya indikasi kelelahan dalam bekerja yang dialami korban.[KBP]

Aktivis Christianto Setyo Keselamatan PPA
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSaksi Bongkar Skema Fee Pokir DPRD OKU di Persidangan Tipikor Palembang
Next Article Tiket Lebaran KAI Divre III Palembang Ludes 50 Persen, KA Bukit Serelo Jadi Favorit
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,888 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,760 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,734 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?