RELUNG.ID- Badan Registrasi Gunung Dempo (Brigade) belum berencana menutup jalur pendakian maupun area perkemahan di sekitar puncak Gunung Dempo, meski aktivitas vulkanik gunung api aktif satu-satunya di Sumatera Selatan itu belakangan meningkat.
Ketua Brigade, Angga SR, mengatakan kondisi saat ini masih relatif aman karena Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) belum menaikkan status Gunung Dempo. Namun, pihaknya tetap melarang pendaki mendekati atau duduk di bebatuan sekitar bibir kawah.
“Sampai hari ini kegiatan pendakian dan perkemahan masih relatif aman dilakukan, dengan syarat tidak boleh mendekat dan duduk terlalu dekat di bibir kawah,” kata Angga, Rabu (20/8).
Keputusan tetap membuka jalur pendakian diambil berdasarkan keterangan sejumlah pendaki yang berada di lokasi saat erupsi kecil terjadi pada Selasa (19/8/2025). Mereka hanya mencium bau belerang menyengat, tanpa melihat tanda-tanda erupsi signifikan.
“Dari cerita pendaki terakhir yang turun, saat erupsi mereka hanya merasakan bau belerang saja,” ujarnya.
Angga menambahkan, sejak 15 hingga 17 Agustus lalu tercatat sekitar 750 pendaki berkemah di puncak Dempo untuk merayakan HUT ke-80 RI. Saat erupsi terjadi Selasa pagi, masih ada sekitar 60 orang di pelataran Dempo.
“Alhamdulillah semuanya selamat. Mereka memang sedang dalam proses turun, dan tim Brigade juga segera melakukan penyisiran. Tidak ada pendaki yang cidera,” pungkasnya.[TFK]

