Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Al-Kautsar, Mushola Berusia Ratusan Tahun di Tepi Sungai Musi
Regional

Al-Kautsar, Mushola Berusia Ratusan Tahun di Tepi Sungai Musi

RiyadiBy Riyadi05/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Bangunan Mushala Al-Kautsar Berusia 300 tahun masih berdiri kokoh di pinggir sungai Musi kota Palembang. (Relung/FZP)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Kesultanan Palembang Darussalam adalah kerajaan Islam yang beribukota di Palembang, Sumatera Selatan. Kerajaan ini diproklamirkan pada tahun 1659 oleh Sri Susuhunan Abdurrahman dan dibubarkan oleh Belanda pada tahun 1823.

Mushola Al-Kautsar yang terletak di tepi Sungai Musi, tepatnya di Lorong Sungai Buntu, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang menjadi saksi bisu keberutalan Belanda pada masa itu.

Mushola yang dibangun sejak akhir abad ke-18 ini tetap kokoh dengan struktur utama berbahan kayu unglen meski sempat terkena bom akibat serangan Belanda.

Baca juga :   Tahun Baru, Volume Sampah di Lubuklinggau Diprediksi Meningkat 10 Ton

Lokasi bangunan mushala yang berada di tepi Sungai Musi memberikan suasana yang sejuk dan tenang, terutama saat menunaikan sholat Zuhur dan Ashar.

Halaman mushola yang menghadap langsung ke sungai membuat jamaah merasakan sensasi seolah-olah beribadah di atas air.

Akses menuju Mushola Al-Kautsar cukup terbatas, hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki melalui jalan setapak. Bangunannya sederhana tanpa ornamen mencolok, hanya dikelilingi pagar besi berwarna hijau. Meski begitu, nilai sejarahnya sangat tinggi.

Baca juga :   Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditemukan Meninggal, Polda Metro Selidiki Penyebabnya

Pada tahun 1947, mushola ini sempat mengalami kerusakan akibat serangan bom Belanda saat perang lima hari lima malam di Palembang. Setelah itu, mushola dibangun kembali oleh Habib Muhksin Syekh Abu Bakar dan tetap mempertahankan bentuk aslinya.

Mushola ini memiliki luas sekitar 10×12 meter dan hanya terdapat satu mimbar di dalamnya. Salah satu ciri khasnya adalah tangga yang langsung menuju Sungai Musi, yang digunakan oleh jamaah untuk berwudhu.

Cucu pendiri Mushola Al-Kautsar, Abdullah bin Alwi Bin Husein, menjelaskan bahwa mushola ini pertama kali dibangun oleh Habib Husein bin Abdullah Alkaf sebagai tempat ibadah dan pusat penyebaran ajaran Islam. Mushola ini terus dijaga turun-temurun oleh keluarga Syekh Abu Bakar.

Baca juga :   PMII Sumsel Desak Presiden Prabowo Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional

“Iya, mushola ini dibangun pada akhir abad ke-18 dan sejak awal memang berdiri di pinggir Sungai Musi. Hingga kini, mushola ini terus dirawat oleh generasi penerus keluarga kami,” ujarnya saat ditemui wartawan, Rabu (5/3/2025).

Ia menambahkan, setelah mengalami kerusakan akibat bom Belanda, mushola hanya mengalami satu kali perbaikan besar.

“Bagian dalamnya masih asli seperti dulu, tidak berubah. Perbaikan besar hanya dilakukan setelah terkena bom. Yang ada hanya perluasan di bagian kanan dan kiri karena jumlah jamaah bertambah,” katanya.

Baca juga :   Buang Bayi di Mushola, Ayah dan Anak di Muratara Ditangkap

Hingga kini, Mushola Al-Kautsar masih digunakan oleh warga sekitar untuk melaksanakan sholat lima waktu, namun hanya untuk jamaah laki-laki. Menurut Abdullah, sesuai hukum syariat Islam, perempuan tidak diperkenankan sholat di dalam mushola, berbeda dengan masjid yang memperbolehkan perempuan berjamaah.

“Dari dulu memang begitu, misalnya untuk sholat tarawih, perempuan biasanya sholat di rumah yang ada di depan mushola. Hampir di semua mushola memang perempuan lebih dianjurkan sholat di rumah,” jelasnya.

Mushola Al-Kautsar tetap menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Islam di Palembang dan terus dipertahankan sebagai tempat ibadah serta simbol warisan keislaman di Kota Palembang.[FZP]

Al-Kautsar berusia ratusan tahun di tepi sungai musi Mushola
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMinggu ini, Apple Bakal Luncurkan Produk Air Terbarunya
Next Article Xiaomi Pamerkan Konsep Sistem Optik Modular di MWC Barcelona
Riyadi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,939 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,809 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,782 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?