RELUNG.ID – Seorang anggota DPRD Prabumulih menjadi korban insiden terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di Perairan Pulau Merak Besar, Banten, Selasa kemarin (20/10/2026).
Korban yakni Hendriansyah yang merupakan anggota Komisi II DPRD Prabumulih.
Akibat kejadian tersebut, Hendriansyah mengalami cedera ringan, namun mobil Toyota Fortuner miliknya dilaporkan ikut terbakar dalam insiden tersebut.
“Iya, benar memang ada kawan kita yang berada di dalam kapal yang terbakar itu, rombongan Komisi II,” kata rekannya Suherli Berlian, anggota DPRD Prabumulih saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2026).
Politisi Partai NasDem itu mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Ketua Komisi II DPRD Prabumulih, Riza, anggota dewan yang menjadi korban dalam kejadian tersebut adalah Hendriansyah.
“Kak Endik yang jadi korban. Menurut Riza (Ketua Komisi 2), Kak Endik mengalami keseleo pada kaki,” ujarnya.
Meski demikian, Suherli mengaku belum mengetahui secara pasti siapa saja anggota rombongan Komisi II yang berada di dalam kapal tersebut. Ia menyarankan agar informasi lebih lengkap mengenai anggota rombongan dikonfirmasi langsung kepada Sekretariat DPRD Kota Prabumulih.
“Kalau siapa saja kurang tahu pastinya, coba tanyakan langsung ke sekretariat,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Prabumulih, Desi Muharni menambahkan, rombongan DPRD Prabumulih ini sedang dalam perjalanan menuju Jakarta untuk melakukan kunjungan ke kementerian.
Perjalanan rombongan dibagi menjadi beberapa kelompok. Sebagian berangkat menggunakan pesawat, sedangkan anggota lainnya memilih perjalanan darat dengan mobil.
Menurut Desi, keputusan menggunakan jalur darat turut mempertimbangkan kondisi kabut asap yang sedang melanda sejumlah wilayah. “Kami tuh dalam perjalanan ke Jakarta hendak ke kementerian. Rombongan terpisah, ada yang naik pesawat, ada yang pakai mobil karena takut kabut asap,” katanya.
Dalam perjalanan tersebut, Hendriansyah membawa mobil Toyota Fortuner miliknya sendiri. Sementara itu, Ketua Komisi II Riza dan anggota dewan bernama Purwaka menggunakan kendaraan berbeda.
“Saat tiba di Pelabuhan Merak dan hendak menyeberang, hanya kendaraan yang dibawa Hendriansyah yang berhasil masuk ke kapal. Mobil rombongan Riza dan Purwaka tidak diperbolehkan naik karena kapasitas kapal sudah penuh,” tutupnya.
Seperti diketahui, insiden Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi ini terbakar di perairan Pulau Merak Besar, Banten, saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon, Selasa (20/10/2026) sore. Api dilaporkan muncul dari geladak kendaraan kecil di bagian belakang kapal. (SMP)

