RELUNG.ID – Google kembali menggemparkan dunia teknologi dengan pengumuman peluncuran versi terbaru aplikasi Gemini yang kini menghadirkan model eksperimental Gemini 2.0.
Inovasi ini diperkenalkan dengan fitur andalannya, Gemini 2.0 Flash Thinking, yang tersedia secara gratis bagi seluruh pengguna aplikasi Gemini.
Menurut pernyataan resmi dari Google, model Gemini 2.0 Flash Thinking dirancang untuk “memecah pertanyaan menjadi serangkaian langkah untuk memperkuat kemampuan penalarannya dan memberikan respons yang lebih baik.”
Fitur unggulan ini memungkinkan pengguna untuk melihat proses berpikir di balik jawaban yang dihasilkan, sehingga dapat memahami mengapa model tersebut merespons dengan cara tertentu, termasuk asumsi dan alur penalarannya.
Meskipun demikian, Google menegaskan bahwa, meskipun tampak seolah-olah model “berpikir” atau “bernalar”, hal tersebut hanyalah sebuah proses mekanis berdasarkan algoritma, dan bukan merupakan proses berpikir seperti manusia.
“Ini adalah tambahan yang bagus,” ujar perwakilan Google
Mereka juga menambahkan bahwa fitur tersebut memberikan kesempatan kepada pengguna untuk mengetahui alasan di balik kesalahan atau kekeliruan yang terjadi dalam respons yang dihasilkan oleh Gemini.
Selain itu, pelanggan Gemini Advanced kini juga mendapatkan akses ke Gemini 2.0 Pro, sebuah model yang didesain untuk menghadapi tugas-tugas kompleks dengan kinerja yang lebih kuat.
Menurut Google, Gemini 2.0 Pro mampu memberikan faktualitas yang lebih baik dan kinerja yang lebih kuat untuk pengkodean dan permintaan matematika.
“faktualitas yang lebih baik” berarti model ini lebih jarang mengarang informasi yang tidak akurat,” tulis Google dalam pernyataannya.
Kedua model ini telah resmi diluncurkan melalui aplikasi seluler Gemini dan antarmuka web Gemini, serta akan segera tersedia untuk pelanggan Google Workspace Business dan Enterprise. (AAL)

