RELUNG.ID – Arus balik lebaran 1445 H kini mulai terlihat Stasiun Kereta Api Lubuklinggau, Sumsel, Sabtu (13/4).
Arus balik ini membawa berkah bagi pedagang di sekitaran stasiun kereta api, salah satunya pedagang Alpukat.
Pasalnya, para penumpang kereta ini banyak membeli alpukat sebagai ole-ole atau buah tangan mereka dari Lubuklinggau.
“Ya, banyak yang membeli alpukat dan gula batok,” kata Diana, salah satu pedagang Alpukat.
Para pemudik ini tidak tanggung-tanggung membeli alpukat, mulai dari 5 kilogram bahkan hingga 20 kilogram. Untuk harga alpukat sendiri, dia mengaku tergantung dengan ukurannya.
Untuk alpukat kecil perkilo Rp30 ribu, ukuran sedang Rp30 ribu sampai Rp35 ribu dan alpukat ukuran besar Rp40 ribu.
“Ini yang banyak dibeli untuk ole-ole,” terangnya.
Menurutnya hingga lebaran keempat ini, pembeli terus mengalami peningkatan. Bahkan, hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasannya.
“Biasanya itu hanya 3 sampai 5 orang yang beli, kalau sekarang ramai karena banyak yang akan pulang mudik, jadi beli alpukat dulu,” tutupnya.
Sementara itu, Salah satu pemudik asal Palembang, Atalia mengaku sengaja membeli alpukat, untuk buah tangannya pulang ke Palembang.
“Selain dekat dengan stasiun, ini juga jadi ole-ole untuk tetangga dan keluarga di Palembang,” singkatnya.

