Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

KMP Batumandi Terbakar di Laut, Api Muncul dari Geladak Kendaraan

20/10/2026

Diduga Hendak Mencuri, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Poliklinik Kompleks Pertamina

20/10/2026

30 KK Kehilangan Tempat Tinggal akibat Kebakaran di Jakabaring

20/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Tuesday, 20 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Minta Ampun, Anggota Pemuda Pancasila di Deli Serdang Tetap Ditembaki
Regional

Minta Ampun, Anggota Pemuda Pancasila di Deli Serdang Tetap Ditembaki

RiyadiBy Riyadi20/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi penembakan. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Doni alias Doni Pa’cek (40), Wakil Komandan Komando Inti (Wadan KOTI) Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Deli Serdang, tewas ditembak sekelompok orang di Jalan Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Sumatera Utara, Minggu (18/10/2026) malam.

Korban mengalami luka tembak di leher kiri saat mengemudikan mobil Toyota Yaris putih bernomor polisi BK 1442 MAG. Dua rekannya turut menjadi korban, yakni Indra Wijaya Lingga (23), yang mengalami luka tembak di paha kiri, serta Ahmad Sajali yang menderita luka bacok.

Sejumlah saksi menyebut para penyerang menggunakan mobil dan sepeda motor. Mereka membawa senjata api serta senjata tajam jenis kelewang.

Baca juga :   Kisah Kompol Edison, Kapolsek Cileungsi yang Nyamar Jadi Kurir Demi Bongkar Pengoplosan LPG

Nenek Mila, warga yang rumahnya tertabrak mobil korban, mengaku mendengar rentetan tembakan ketika insiden berlangsung. Ia juga mendengar penumpang mobil meminta agar penembakan dihentikan.

“Aku rasa ada lebih dari 10 kali suara tembakan. Yang dari dalam mobil sudah minta-minta ampun supaya jangan lagi ditembaki, tapi tetap ditembaki juga,” kata Mila, Senin (19/10/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika Doni bersama lima rekannya mendapat kabar bahwa rumah seorang anggota mereka di Desa Bandar Labuhan diserang kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas) lain.

Baca juga :   Viral Video Pengrusakan Rumah di Cimenyan Bandung, Polisi Pastikan Pelaku Bukan Anggota Ormas

Mereka kemudian berangkat menggunakan mobil Toyota Yaris menuju lokasi tersebut. Namun, saat melintas di Dusun II Desa Bangun Rejo, kendaraan mereka diduga dikejar sekelompok orang yang mengendarai mobil dan sepeda motor.

Ketika tiba di depan Gang Karo, Dusun IV Desa Bangun Rejo, mobil korban disebut dipepet sebelum tembakan dilepaskan dari sisi kendaraan hingga menembus kaca.

Tembakan mengenai leher Doni dan paha Indra. Doni kemudian kehilangan kendali atas kemudi.

Baca juga :   Polisi Tembak Kaki Pelaku Curanmor Bersenpi yang Beraksi di Gandus Palembang

Mobil tersebut sempat menyenggol sejumlah sepeda motor, menabrak tiang telekomunikasi dan kanopi kios warga sebelum berhenti di depan rumah penduduk.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Deli Serdang, Junaidi, membenarkan adanya penembakan terhadap rombongan tersebut.

“Di dalam mobil ada enam orang. Tiba-tiba ditembak dari luar oleh pelaku. Tembakan mengenai leher Doni dan paha Indra,” kata Junaidi.

Baca juga :   Bina Siswa Bermasalah, Pemkot Palembang Jajaki Kerjasama dengan Yonif 200 Raider

Warga di sekitar lokasi mengamankan dua pria yang mengendarai sepeda motor Honda Beat putih tanpa pelat nomor karena diduga terlibat dalam penyerangan. Keduanya kemudian diserahkan ke Mapolresta Deli Serdang, sedangkan pelaku lainnya dilaporkan melarikan diri.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya mobil Toyota Yaris milik korban, sepeda motor yang digunakan terduga pelaku, serta senjata api dan senjata tajam.

Jenazah Doni sempat dibawa ke RS Mitra Sehat Tanjung Morawa sebelum dipindahkan ke RS Bhayangkara Medan untuk menjalani autopsi.

Baca juga :   Tangis Buruh Angkut Pecah, Tabungan Emas untuk Anak Ludes Dibawa Oknum Guru

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H. Damanik mengatakan, penyidik masih memeriksa saksi-saksi dan mendalami kemungkinan keterlibatan pihak-pihak yang berselisih dengan korban.

“Masih sebagai saksi yang diamankan. Masih diperiksa, termasuk kubu yang kontra dengan korban. Motif belum tahu, kami masih mendalami agar membuat terang kasus ini,” kata Jonni.

Polisi juga masih memeriksa jenis senjata yang digunakan dalam penyerangan, termasuk memastikan apakah senjata tersebut merupakan senjata api rakitan, senjata api organik, atau airsoft gun.

Baca juga :   Komplotan Maling Sapi Beraksi di Palembang, Satu Ekor Dijagal dan Ditinggal Isi Perutnya

Junaidi mengimbau seluruh kader dan simpatisan Pemuda Pancasila di Sumatera Utara menahan diri dan tidak melakukan aksi balasan. Ia meminta penanganan perkara sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian.

“Kami percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Kami meminta kepolisian mengusut tuntas kasus ini sampai ke otak intelektualnya,” tegas Junaidi saat ditemui di RS Bhayangkara Medan.

Junaidi, yang juga anggota DPRD Deli Serdang, mengenang Doni sebagai kader yang militan, ramah, dermawan, serta aktif dalam kegiatan organisasi dan kemasyarakatan.

Baca juga :   Hercules Geruduk Kantor ATR/BPN, Desak Pengembalian Hak Tanah

“Dia orang baik, kader militan benar ini. Kami sangat merasa kehilangan dengan gugurnya kader terbaik kami. Mendiang cukup dermawan dan banyak berkontribusi,” ujarnya.

Hingga Senin (19/10/2026), polisi masih mendalami motif dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Belum ada kesimpulan resmi mengenai pemicu penyerangan maupun peran masing-masing terduga pelaku.[YKP]

Ditembak Ormas Pemuda Pancasila
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKAI Palembang Amankan 52 Barang Tertinggal Senilai Rp133 Juta
Next Article Hercules Geruduk Kantor ATR/BPN, Desak Pengembalian Hak Tanah
Riyadi

Related Posts

Regional

KMP Batumandi Terbakar di Laut, Api Muncul dari Geladak Kendaraan

20/10/20260 Views
Regional

Diduga Hendak Mencuri, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Poliklinik Kompleks Pertamina

20/10/20264 Views
Regional

30 KK Kehilangan Tempat Tinggal akibat Kebakaran di Jakabaring

20/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202330,079 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202429,915 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202523,870 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,360 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?