RELUNG.ID – Lonjakan arus balik mewarnai penutupan Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang. Dalam satu hari, jumlah penumpang bahkan melampaui kapasitas harian yang tersedia.
Data KAI Divre III Palembang mencatat puncak arus balik terjadi pada 4 Januari 2026 dengan 4.131 penumpang, atau 139 persen dari kapasitas harian sebanyak 2.980 tempat duduk. Kondisi ini terjadi bersamaan dengan berakhirnya masa libur Natal dan Tahun Baru.
Selain 4 Januari, lonjakan penumpang juga terjadi pada 2 Januari 2026 dengan 3.893 penumpang, serta 1 Januari 2026 sebanyak 3.871 penumpang. Meski volume penumpang meningkat tajam, KAI memastikan operasional berjalan aman dan terkendali.
Secara keseluruhan, selama 18 hari Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Divre III Palembang mengangkut 67.763 penumpang kereta api jarak jauh, meningkat 14 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yang mencatat 59.244 penumpang.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyebut tingginya angka penumpang menjadi indikator kuat bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat di tengah tingginya mobilitas libur akhir tahun.
“Tingginya arus balik sudah kami antisipasi dengan pengaturan operasional, penambahan kesiapan petugas, dan optimalisasi layanan agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujar Aida.
Dari sisi stasiun, Stasiun Kertapati menjadi titik terpadat dengan 31.994 penumpang selama masa posko Nataru. Stasiun Lubuklinggau menyusul dengan 15.782 penumpang, dan Stasiun Lahat melayani 6.562 penumpang.
Di tengah tekanan volume penumpang, kinerja ketepatan waktu tetap terjaga. On Time Performance (OTP) keberangkatan tercatat 100 persen, sementara ketepatan waktu kedatangan mencapai 95 persen. (KPB)

