Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Ucapan Wakil Ketua Umum AMPI soal Bahlil Picu Kontroversi di Media Sosial
Politik

Ucapan Wakil Ketua Umum AMPI soal Bahlil Picu Kontroversi di Media Sosial

RiyadiBy Riyadi05/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Video yang menampilkan Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Partai Golkar, Arief Rosyid Hasan.(Tangkapan Layar Instagram @ygga)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Jagat media sosial dihebohkan oleh beredarnya sebuah video yang menampilkan Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Partai Golkar, Arief Rosyid Hasan.

Dalam video tersebut, Arief menyampaikan pernyataan yang menuai kontroversi lantaran secara terbuka menyebut akan tetap membela Menteri Investasi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, meskipun berada dalam posisi salah.

Video itu pertama kali diunggah akun Instagram @ygga dan dengan cepat menyebar luas ke berbagai platform media sosial. Dalam potongan video tersebut, Arief awalnya memuji Bahlil sebagai sosok aktivis yang low profile, pekerja keras, serta tetap rendah hati meski telah menduduki jabatan strategis di pemerintahan.

Baca juga :   Prilly Latuconsina Minta Maaf Usai Kontroversi Unggahan #OpenToWork di LinkedIn

Namun, pernyataan Arief menjadi sorotan tajam publik ketika ia menyinggung soal loyalitas politik. Ia menyebut bahwa selama memiliki latar belakang aktivis dan berada dalam “warna” yang sama, maka pembelaan tetap harus diberikan, terlepas dari benar atau salah.

“Selama darahnya masih aktivis, apalagi warnanya sama, jangankan benar atau salah pun harus kita bela,” ujar Arief dalam video tersebut.

Ucapan itu langsung memantik reaksi keras dari warganet. Banyak netizen menilai pernyataan tersebut mencerminkan fanatisme politik yang berlebihan dan tidak sejalan dengan prinsip etika serta akuntabilitas pejabat publik.

Baca juga :   Ancaman Bahlil Terhadap PTBA dan Potensi Korupsi Kebijakan dalam Proyek DME yang Mandeg Setelah Diresmikan Jokowi

Sejumlah komentar di media sosial mempertanyakan logika pembelaan tanpa syarat tersebut. Warganet menilai loyalitas tidak seharusnya dijadikan alasan untuk menutupi kesalahan, terlebih jika menyangkut pejabat negara yang memiliki tanggung jawab kepada publik.

“Kalau salah ya salah, bukan malah dibela,” tulis salah satu pengguna media sosial.

Tak sedikit pula yang menilai pernyataan Arief justru berpotensi merugikan citra Partai Golkar. Pasalnya, pernyataan tersebut dinilai menimbulkan kesan bahwa kebenaran dan integritas bisa dikompromikan demi solidaritas politik.

Baca juga :   Disertasi Bermasalah, UI Minta Bahlil Sampaikan Permohonan Maaf

Hingga kini, video tersebut masih ramai diperbincangkan dan terus dibagikan ulang oleh berbagai akun. Publik pun menunggu klarifikasi atau penjelasan resmi dari Arief Rosyid Hasan terkait pernyataannya. Namun, sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari yang bersangkutan.

Kontroversi ini kembali memunculkan diskusi publik mengenai pentingnya integritas, etika, dan tanggung jawab moral dalam dunia politik, terutama bagi para tokoh muda partai yang kerap dianggap sebagai representasi masa depan demokrasi Indonesia.[YKP]

AMPI Bahlil Kontroversi Wakil Ketua Umum
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBelanja Dipangkas, Gaji ASN Aman: Herman Deru Tekankan Kontrak Kinerja ke Publik
Next Article Arus Balik Nataru Membludak, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 139 Persen Kapasitas
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,883 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,755 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,729 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?