RELUNG.ID – Hujan yang terjadi sejak beberapa hari terakhir di Sumsel membuat arus sungai musi mengalami peningkatan.
Hal ini membuat sejumlah warga di pinggiran sungai tepatnya di Kawasan Dusung Gaung, Kelurahan Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang khawatir.
Pasalnya, rumah warga di kawasan tersebut terancam ambruk akibat tanah terkikis dihantam arus sungai yang deras.
Ketua RT 2 RW 3, Mardiansyah, menggambarkan situasi di lingkungannya sudah masuk dalam taraf darurat. Bagian belakang pemukiman, mulai dari pagar hingga halaman rumah, perlahan mulai rontok jatuh ke aliran air.
Ia menuturkan bahwa warga kini dirundung kegelisahan setiap kali hujan turun. Tidur malam tak lagi nyenyak karena suara gemuruh air sungai seolah menjadi peringatan bahwa sewaktu-waktu tanah tempat mereka berpijak bisa amblas terbawa arus.
“Ketakutan terbesar masyarakat adalah kehilangan tempat tinggal dalam sekejap saat mereka sedang terlelap,” kata Ketua RT.
Kondisi kritis ini telah dilaporkan secara resmi kepada pihak Kelurahan Kelumpang Jaya. Warga sangat berharap ada langkah nyata dari pemerintah sebelum kerusakan menjalar ke bangunan utama rumah mereka.
Di sisi lain, aparat dari Polsek Tebing Tinggi juga telah turun ke lapangan untuk memantau titik-titik rawan.
Brigpol Agus Prabu yang meninjau lokasi menyebutkan bahwa derasnya aliran Sungai Musi menjadi faktor utama penyebab abrasi ini.
Kepolisian memperingatkan bahwa selama debit air sungai masih tinggi, potensi longsor susulan tetap mengintai.
“Kami minta masyarakat yang bermukim tepat di bantaran sungai diminta untuk tidak lengah dan segera mencari tempat aman jika melihat tanda-tanda rekahan tanah baru,” katanya. (SLM)

