Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Karhutla Sumsel Melonjak, Lahan Terbakar Bertambah 1.261 Hektare dalam Sebulan
Regional

Karhutla Sumsel Melonjak, Lahan Terbakar Bertambah 1.261 Hektare dalam Sebulan

alwiBy alwi13/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Saat Karhutla meluas di kawasan perbatasan Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin, Jumat (10/7/2026). Foto : Manggala Agni
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan memasuki fase yang semakin mengkhawatirkan.

Dalam satu bulan, luasan lahan terbakar melonjak lebih dari 1.200 hektare, di tengah kondisi kemarau yang semakin kering dan keterbatasan sumber air untuk pemadaman.

Baca juga :   Karhutla di Muara Enim, Capai 40 Hektare

Data Kementerian Kehutanan mencatat luas karhutla di Sumsel sepanjang Januari-Juli 2026 telah mencapai 1.926,2 hektare. Padahal, hingga Juni luas lahan yang terbakar baru mencapai 664,8 hektare.

Artinya, dalam periode Juli saja terjadi tambahan sekitar 1.261,4 hektare lahan terbakar.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto, mengatakan data tersebut merupakan hasil analisis citra satelit hasil kerja sama Kemenhut dan BRIN.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Hari Ini, Palembang Berpotensi Hujan

“Luas karhutla Sumsel hingga Juli 2026 mencapai 1.926,2 hektare. Dari total luasan karhutla tersebut, sebanyak 1.857,7 hektare terjadi di lahan mineral dan 68,5 hektare di lahan gambut,” ujar Ferdian, Kamis (13/8/2026).

Lonjakan tersebut membuat kondisi karhutla Sumsel pada 2026 sudah melampaui luasan kebakaran pada periode yang sama dalam tiga tahun terakhir.

Sebagai pembanding, luasan karhutla pada 2023 tercatat 1.178,5 hektare, kemudian 963,1 hektare pada 2024 dan 1.382,4 hektare pada 2025.

Baca juga :   Polres Muara Enim Ungkap 26 Kasus dalam Operasi Sikat II Musi 2022

Sementara pada 2022, luasan karhutla bahkan mencapai 2.445,7 hektare.

Dengan capaian 1.926,2 hektare hingga Juli, Sumsel kini sudah berada pada level yang jauh lebih tinggi dibandingkan tiga tahun terakhir dan hanya terpaut sekitar 519,5 hektare dari total luasan sepanjang 2022.

Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi wilayah dengan luasan karhutla terbesar di Sumsel. Hingga Juli, lahan terbakar di daerah tersebut mencapai 516 hektare.

Baca juga :   Caleg PPP Ogan Ilir Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut di Tol Palembang-Indralaya

Selanjutnya Banyuasin dengan 274,4 hektare, termasuk 17,5 hektare lahan gambut, disusul Ogan Ilir 272,5 hektare dan Ogan Komering Ilir (OKI) 230,3 hektare.

Musi Banyuasin (Muba) mencatat luasan 228 hektare, dengan 29,1 hektare di antaranya berada di lahan gambut.

Kemudian Muara Enim mencapai 141,9 hektare dan Musi Rawas Utara (Muratara) 111,9 hektare, termasuk 19,9 hektare lahan gambut.

Baca juga :   Curanmor di Kosan Jalan Perjuangan, Motor Perantau Asal Lampung Raib Digondol Maling


Karhutla juga tercatat di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) seluas 57,4 hektare, OKU Selatan 55,2 hektare, OKU Timur 23,2 hektare, Prabumulih 7,3 hektare, Lahat 6 hektare, Palembang 1,5 hektare dan Musi Rawas 0,6 hektare.

Sementara tiga daerah, yakni Lubuklinggau, Pagar Alam dan Empat Lawang, tercatat belum memiliki luasan karhutla berdasarkan analisis tersebut.

Ferdian mengatakan peningkatan luasan karhutla menjadi peringatan penting karena Sumsel kini memasuki periode puncak musim kemarau.

Baca juga :   Hadapi Cuaca Panas dan Ancaman Karhutla, Polda Sumsel Gelar Salat Istisqo

Agustus hingga September diperkirakan menjadi periode yang paling rawan. Kondisi lapangan juga semakin menyulitkan upaya pemadaman karena sumber air mulai terbatas.

“Tentunya ini menjadi warning penting. Peningkatan signifikan dan ancaman ke depan dapat terjadi seiring dengan puncak musim kemarau yang terjadi Agustus-September,” katanya.

Persoalan lain muncul dari upaya modifikasi cuaca atau operasi modifikasi cuaca (OMC). Hujan yang diharapkan dapat membantu membasahi lahan dan menekan potensi kebakaran belum sesuai target.

Baca juga :   Prabowo Dorong Inovasi Atasi Karhutla, Singgung “Ubi Bombing” untuk Padamkan Api di Sumsel

“Kondisi di lapangan semakin susah air dan OMC juga tidak sesuai target, karena tidak ada awan potensial di musim kemarau,” jelas Ferdian. (THQ)

BPBD Sumsel Karhutla Manggala Agni OMC
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRatusan Massa Geruduk Rumah MC Challenge Miras di Bekasi, Polisi Minta Warga Tak Terprovokasi
Next Article Tiga Tahun Jadi PMI, Pria Ini Pulang dan Temukan Oknum Polisi di Kamar Istrinya
alwi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20260 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,937 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,807 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,780 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?