RELUNG.ID — Kinerja fiskal Sumatera Selatan (Sumsel) mengawali 2026 dengan catatan positif. Hingga 31 Januari 2026, realisasi pendapatan negara di provinsi ini telah mencapai Rp1,13 triliun atau 5,33 persen dari target tahunan.
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumsel, Rahmadi Murwanto, menyebut capaian tersebut tumbuh 7,13 persen secara tahunan (year on year/YoY). Menurutnya, kinerja bulan pertama ini menjadi sinyal awal yang baik bagi penguatan fiskal daerah sepanjang 2026.
“Pertumbuhan terutama ditopang penerimaan perpajakan yang mencapai Rp866,09 miliar atau tumbuh 10,7 persen (YoY),” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2/2026).
Rahmadi menjelaskan, peningkatan penerimaan pajak didorong oleh setoran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21. Membaiknya aktivitas sektor unggulan seperti sawit dan karet ikut menopang kenaikan tersebut. Selain itu, implementasi sistem coretax dinilai berkontribusi dalam optimalisasi penerimaan di awal tahun.
Namun, tidak semua lini mencatatkan pertumbuhan. Penerimaan kepabeanan dan cukai di Sumsel tercatat Rp19,78 miliar atau terkontraksi 54,41 persen (YoY). Penurunan ini dipengaruhi melemahnya harga patokan ekspor dan volume crude palm oil (CPO).
Meski demikian, Bea Masuk menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan 145,98 persen (YoY), seiring meningkatnya impor mesin dan bahan baku untuk mendukung aktivitas industri dalam negeri.
Dari sisi pengawasan, aparat kepabeanan mencatat 26 kali penindakan sepanjang Januari dengan potensi penerimaan negara mencapai Rp2,7 miliar. Penindakan tersebut mencakup jutaan batang rokok ilegal dan barang kena cukai ilegal lainnya, sebagai bagian dari upaya menjaga penerimaan sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat.
Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga menunjukkan tren pertumbuhan. Hingga akhir Januari, realisasi PNBP mencapai Rp241,89 miliar atau 9,79 persen dari target, tumbuh 6,48 persen (YoY). Kontributor terbesar berasal dari layanan Badan Layanan Umum (BLU) rumah sakit.[THQ]

