RELUNG.ID – Rencana Nissan dan Honda untuk melakukan merger kini semakin jelas. Keduanya dikabarkan mulai melakukan pertemuan pada Senin (23/12).
Pertemuan tersebut untuk membahas kesepakatan merger antara dua perusahaan otomotif ini.
Dikutip dari reuters, penggabungan ini bertujuan untuk menciptakan produsen mobil terbesar nomor tiga menyusul Toyota dan Volkswagen.
Honda dan Nissan telah menjajaki cara untuk memperkuat kemitraan mereka, termasuk mendirikan perusahaan induk bersama, karena mereka menghadapi tantangan yang semakin besar dari Tesla dan para pesaingnya dari Tiongkok.
Merger ini juga sebagai upaya penyelamat bagi Nissan, karena telah berjuang dalam beberapa tahun terakhir dengan penjualan yang lambat dan jajaran kendaraan yang gagal mengikuti persaingan.
Bahkan, Nissan bulan lalu mengumumkan rencana untuk memangkas 9.000 pekerjaan dan 20 persen dari kapasitas produksi globalnya setelah penjualannya anjlok di pasar utamanya, Tiongkok dan AS.
Honda berada dalam posisi yang lebih kuat, dengan reputasi yang kuat untuk kualitas dan inovasi. Namun, Honda pun dapat mengambil manfaat dari peningkatan skala dan sumber daya yang akan dihasilkan dari merger.
Perusahaan gabungan akan memiliki penjualan tahunan sekitar 8 juta kendaraan, memberikannya pengaruh yang cukup besar di pasar global. (AAL)

