RELUNG.ID – Sejumlah wilayah di Palembang kembali dilanda banjir dalam sepekan terakhir.
Tercatat, genangan air telah terjadi hingga tiga kali dan merendam beberapa ruas jalan utama, meski hujan yang turun tidak berlangsung lama.
Hujan deras yang mengguyur pada Kamis (24/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB menyebabkan sejumlah titik rawan seperti Jalan Demang Lebar Daun, Jalan Angkatan 45, dan Jalan Srijaya Negara kembali tergenang. Ketinggian air di beberapa lokasi cukup mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat.
Kondisi ini memicu sorotan warga terhadap efektivitas penanganan banjir di kota tersebut. Mereka menilai, persoalan genangan air yang terus berulang tidak lagi semata dipengaruhi faktor cuaca, melainkan juga mencerminkan persoalan sistem drainase yang belum optimal.
“Ini hujannya sebentar saja, tapi jalan langsung tergenang seperti sungai. Kondisi ini selalu berulang setiap hujan turun,” kata Deni, salah satu pengendara yang melintas di kawasan Demang Lebar Daun.
Warga menilai, persoalan banjir di Palembang merupakan masalah klasik yang belum terselesaikan. Beberapa faktor yang disoroti antara lain saluran drainase tersumbat, sedimentasi, serta kurangnya perawatan infrastruktur.
Selain itu, alih fungsi lahan dan pesatnya pembangunan yang tidak diimbangi dengan sistem tata air yang memadai turut memperburuk kondisi.
Keluhan serupa disampaikan Isma, warga Ilir Barat I. Ia menilai Pemerintah Kota Palembang perlu menghadirkan langkah konkret dan berkelanjutan, bukan hanya penanganan sementara saat banjir terjadi.
“Sudah tiga kali banjir dalam sepekan, tapi belum ada langkah nyata yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, banjir yang terjadi berulang kali ini menjadi indikasi adanya persoalan serius dalam tata kelola lingkungan perkotaan.
“Ini bukan sekadar faktor cuaca. Hujan sebentar saja sudah menyebabkan genangan di banyak titik. Artinya ada masalah yang harus segera ditangani secara menyeluruh,” tutupnya. (YSF)

