Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Belanja Disisir, Rp60 Triliun Diamankan: Strategi Senyap Pemerintah Menahan Defisit APBN 2025
Bisnis

Belanja Disisir, Rp60 Triliun Diamankan: Strategi Senyap Pemerintah Menahan Defisit APBN 2025

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda16/12/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menkue Purbaya. Foto : Dok Kemenkue
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Di tengah tekanan penerimaan pajak yang belum optimal, pemerintah memilih jalur sunyi namun tegas: mengencangkan ikat pinggang belanja negara. Langkah ini menjadi kunci utama agar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tetap berada di jalur aman, tanpa harus melanggar batas konstitusional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pemerintah menjaga defisit agar tidak menembus ambang 3 persen dari produk domestik bruto (PDB), meskipun realisasi pajak hingga Oktober 2025 masih di bawah ekspektasi.

“Defisit kami tekan tetap di bawah 3 persen. Itu prinsipnya. Undang-undang harus dijaga,” ujar Purbaya.

Hingga 31 Oktober 2025, penerimaan pajak tercatat Rp1.459 triliun atau sekitar 70 persen dari target outlook semester pertama. Angka ini memaksa pemerintah mengalihkan fokus dari sisi pendapatan ke pengendalian belanja secara lebih agresif.

Alih-alih memangkas program strategis, Kementerian Keuangan justru melakukan penyisiran mendalam terhadap belanja kementerian dan lembaga. Program-program yang dinilai tidak memiliki output jelas, minim urgensi, atau belum siap dijalankan menjadi sasaran evaluasi.

Hasilnya, ruang fiskal sebesar Rp60 triliun berhasil diamankan bahkan sebelum kebutuhan mendesak muncul. Dana ini menjadi bantalan penting ketika pemerintah harus merespons kebutuhan pembiayaan besar, termasuk penanganan dan pemulihan bencana.

Menurut Purbaya, kebutuhan anggaran pemulihan bencana saat ini diperkirakan mencapai Rp51 triliun. Dengan dana yang sudah tersedia, pemerintah dapat bergerak cepat tanpa harus memperlebar defisit secara drastis.

“Karena sudah kita siapkan ruang fiskalnya, jadi tidak perlu panik atau menambah tekanan defisit,” jelasnya.

Selain mengandalkan efisiensi belanja, pemerintah juga membuka peluang tambahan penerimaan dari sumber nonkonvensional. Optimalisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP), pajak dari aset rampasan negara, hingga kontribusi Satgas Penertiban Kawasan Hutan menjadi bagian dari strategi penyeimbang fiskal.

Purbaya menyebut potensi tambahan penerimaan dari barang rampasan negara yang dikelola Kejaksaan Agung bisa mencapai Rp2 triliun hingga Rp3 triliun. Meski tidak sepenuhnya pasti, sumber-sumber ini dinilai cukup membantu menahan tekanan defisit di sisa tahun anggaran.

Ia mengakui, angka defisit masih dinamis dan sangat dipengaruhi realisasi penerimaan serta pergerakan PDB. Namun pemerintah optimistis, meski defisit berpotensi sedikit melebar dari outlook 2,78 persen, posisinya tetap aman dan kredibel di mata pasar.

“Tekanannya memang besar, tapi kami jaga tetap di level yang aman,” pungkas Purbaya.[THQ]

Defisit ABPN 2025 Menkeu Purbaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSatresnarkoba Polres Prabumulih Gagalkan Peredaran 96 Gram Sabu, Satu Kurir Ditangkap
Next Article Tak Lagi Jadi Penonton, Indonesia Resmi Masuk Peta Besar Perdagangan Durian China
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202613 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,973 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,844 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,817 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?