RELUNG.ID- Beredar klaim di media sosial yang menyebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melarang pengemudi ojek online (ojol) membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.
Klaim tersebut muncul dalam unggahan TikTok pada awal September 2026. Unggahan itu menampilkan foto Bahlil disertai narasi bahwa pengemudi ojol tidak boleh membeli Pertalite karena BBM tersebut digunakan untuk kegiatan usaha.
“VIRALL BANGET. BAGAIMANA PENDAPAT KALIAN??? HOT NEWS BAHLIL LARANG OJOL BELI PERTALITE, BAHLIL: OJEK (ONLINE) KAN DIA PAKAI UNTUK USAHA, LHO IYA DONG, MASA USAHA DISUBSIDI?” demikian narasi dalam unggahan tersebut.
Lantas, benarkah Bahlil melarang pengemudi ojol membeli Pertalite?
Kementerian ESDM membantah klaim tersebut.
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menegaskan hingga saat ini pemerintah belum menerapkan kebijakan yang secara khusus mengatur penggunaan Pertalite bagi pengemudi ojol.
“Hingga saat ini tidak ada kebijakan apa pun terkait pengaturan penggunaan BBM jenis Pertalite bagi pengemudi ojek online atau ojol,” ujar Dwi Anggia, seperti dilansir ANTARA.
Kementerian ESDM juga menyatakan pemerintah memahami kekhawatiran pengemudi ojol yang menjalankan aktivitasnya sebagai pelaku usaha mikro.
Menurut Dwi, kebijakan pemerintah tetap mempertimbangkan kesejahteraan kelompok rentan dan kepentingan pengemudi ojol.
Karena itu, informasi yang menyebut Bahlil melarang pengemudi ojol membeli Pertalite tidak sesuai dengan keterangan resmi Kementerian ESDM.
Isu tersebut sebelumnya memang pernah muncul.
Pada November 2024, Bahlil sempat menyampaikan bahwa pengemudi ojol tidak masuk dalam kelompok yang akan diprioritaskan menerima subsidi BBM tepat sasaran karena kendaraan mereka digunakan untuk kegiatan usaha.
Namun, pada Desember 2024, Bahlil menyampaikan bahwa pengemudi ojol tetap akan mendapatkan subsidi BBM melalui skema usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Keterangan tersebut berbeda dengan klaim yang kini beredar di media sosial bahwa Bahlil melarang ojol membeli Pertalite.
Kementerian ESDM mengimbau masyarakat tidak langsung mempercayai informasi mengenai kebijakan BBM yang beredar di media sosial.
Masyarakat diminta merujuk pada sumber resmi pemerintah untuk memastikan kebenaran informasi mengenai kebijakan BBM.
Kesimpulan: klaim Bahlil melarang pengemudi ojol membeli Pertalite adalah hoaks. Hingga saat ini, tidak ada kebijakan yang secara khusus melarang atau membatasi pengemudi ojol menggunakan Pertalite.[YKP]

