RELUNG.ID – Bike Show Palembang (BSP) 2026 resmi dibuka di Gedung Kesenian Palembang, Sabtu (27/6/2026). Ajang ini tak hanya menampilkan deretan motor modifikasi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara dunia otomotif, seni, budaya, pariwisata, pendidikan, hingga pelaku ekonomi kreatif.
Pembukaan dilakukan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Septa Eka Marus, yang mengapresiasi penyelenggara dan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara dan Poltekpar Palembang atas terselenggaranya Bike Show Palembang 2026. Semoga sinergi antara Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Dewan Kesenian Palembang, dan Poltekpar Palembang terus terjalin melalui berbagai kegiatan positif yang mendukung kemajuan seni, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif,” ujar Septa.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti Bike Show menjadi salah satu upaya mendorong tumbuhnya industri kreatif sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Kota Palembang.
Sementara itu, Pengurus Dewan Kesenian Palembang Bidang Penelitian dan Pengembangan, Dr. Kemas A.R. Panji, yang membacakan sambutan Ketua Dewan Kesenian Palembang, menegaskan bahwa Bike Show bukan sekadar ajang pameran kendaraan.
Ia menilai setiap motor modifikasi yang dipamerkan merupakan hasil kreativitas, inovasi, dan kemampuan para pegiat otomotif dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai seni sekaligus ekonomi.
“Setiap karya modifikasi yang ditampilkan merupakan hasil kreativitas, ketekunan, dan kecintaan para pegiat otomotif terhadap karya anak bangsa. Kreativitas tidak hanya lahir melalui seni pertunjukan, seni rupa, atau sastra, tetapi juga melalui desain, teknologi, dan estetika kendaraan,” katanya.
Karena itu, Dewan Kesenian Palembang memandang dunia otomotif layak menjadi bagian dari pengembangan industri kreatif yang terus didorong di Kota Palembang.
Kemas berharap Bike Show Palembang dapat berkembang menjadi agenda tahunan berskala lebih besar yang mampu menarik wisatawan, menggerakkan UMKM, serta memperkuat citra Palembang sebagai kota kreatif dan ramah bagi berbagai komunitas.
Ia juga mengingatkan komunitas motor agar menjadikan hobi otomotif sebagai sarana membangun persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, sekaligus menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. (DSK)

