RELUNG.ID- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan mengeluarkan imbauan waspada bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor seiring masih tingginya curah hujan di wilayah tersebut.
Berdasarkan prakiraan cuaca pada dasarian II April 2025 (11–20 April), hujan dengan intensitas tinggi diprediksi akan mengguyur sebagian besar wilayah Sumsel. Kondisi ini menyebabkan 13 kabupaten/kota diimbau siaga terhadap potensi bencana.
Ke-13 wilayah tersebut meliputi Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Rawas Utara (Muratara), OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Ilir, serta Ogan Komering Ilir (OKI).
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas 1 Sumsel, Wandyantolis, menjelaskan bahwa wilayah Sumatera Selatan masih berada dalam periode musim hujan. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih cukup tinggi, terutama di daerah rawan bencana.
“Kondisi ini akan terus menurun memasuki bulan Mei yang merupakan fase transisi cuaca,” ujar Wandyantolis, Senin (14/4).
BMKG mencatat sejumlah kecamatan di Kota Palembang berpotensi mengalami hujan lebat, termasuk Ilir Barat II, Seberang Ulu I dan II, Ilir Barat I, Ilir Timur I dan II, Sukarami, hingga Sematang Borang.
Di wilayah lain, seperti Kabupaten OKU Timur dan OKU Selatan, hujan diperkirakan melanda hampir seluruh kecamatan, termasuk daerah pegunungan dan pesisir sungai. Hal ini meningkatkan risiko longsor serta banjir bandang.
“Kami imbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun lereng pegunungan untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras berlangsung,” tegasnya.
BMKG juga meminta agar pemerintah daerah dan masyarakat memperhatikan informasi cuaca terkini serta memperkuat sistem mitigasi bencana di wilayah masing-masing.[YKP]

