Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Techno»OmniVision Luncurkan Sensor Kamera 1 Inci, Perekaman Video HDR 8K, Didesain untuk Flagship
Techno

OmniVision Luncurkan Sensor Kamera 1 Inci, Perekaman Video HDR 8K, Didesain untuk Flagship

alwiBy alwi14/04/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sensor kamera Omnivision. (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – OmniVision Technology, salah satu pemimpin dalam inovasi sensor kamera, resmi memperkenalkan OV50X, sensor kamera 1 inci beresolusi 50MP.

Sensor ini diklaim mampu menghasilkan perekaman video kualitas film dengan dukungan HDR dan kemampuan perekaman 8K.

Sensor dengan ukuran 1 inci ini akan menjadi pilihan utama produsen smartphone flagship untuk performa tinggi dan kualitas gambar terbaik.

Baca juga :   Kembangkan Bersama AMD, Prosesor Exynos 2600 Muncul di Geekbench

Dikutip dari website resminya, OV50X mengusung piksel berukuran 1,6μm yang besar, memungkinkan pengambilan gambar yang tajam dan jernih bahkan dalam kondisi cahaya yang minim.

Sensor ini juga mendukung teknologi binning 4-in-1 yang menghasilkan output resolusi 12,5MP pada 180fps, memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih antara resolusi tinggi atau kecepatan frame yang luar biasa.

Dalam hal pencitraan HDR, sensor ini mampu menghasilkan rentang dinamis mendekati 110dB—tingkat maksimum yang dapat dicapai dalam faktor bentuk smartphone.

Baca juga :   Apple dan Qualcomm Perpanjang Kesepakatan Modem 5G Hingga 2027

Peningkatan ini merupakan hasil dari penerapan desain TheiaCel, teknologi yang sebelumnya berhasil diperkenalkan dalam sensor otomotif OmniVision.

TheiaCel memungkinkan sensor untuk bekerja optimal baik dalam kondisi terang maupun gelap, seperti saat berkendara di dalam atau di luar terowongan yang gelap pada siang hari yang cerah.

Salah satu fitur unggulan dari OV50X adalah kemampuannya merekam video 8K dengan teknologi Dual Analog Gain (DAG) HDR.

Baca juga :   Acer Resmi Luncurkan Tablet Iconia iM11 5G dengan Layar 11,45 Inci

Teknologi ini menggabungkan keunggulan penguatan tinggi dan rendah untuk mempertahankan detail dalam bayangan sekaligus menjaga kecerahan pada area sorotan.

Proses penggabungan ini dilakukan dalam satu bingkai, mengurangi potensi munculnya artefak yang kerap ditemui pada metode HDR multi-frame.

Selain itu, sensor ini juga mendukung Dual Conversion Gain (DCG) dan penggunaan LOFIC (lateral overflow integration capacitor) yang turut berperan dalam mengurangi kerlipan lampu LED—seperti papan reklame dan lampu lalu lintas—dan meningkatkan kinerja HDR secara keseluruhan.

Baca juga :   AS Berpotensi Larang Impor Panel OLED BOE Tiongkok, Apple hingga Dell Bakal Terdampak

Tidak hanya unggul dalam pencitraan, OV50X juga memiliki kelebihan dalam sistem autofokus dengan cakupan 100% Quad Phase Detection (QPD) yang memungkinkan kunci fokus dicapai secara cepat dan stabil, suatu keunggulan penting bagi kamera ponsel kelas atas.

Sensor ini juga mendukung fitur zoom dalam sensor, memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi pengguna untuk berkreasi dalam pengambilan gambar, baik dalam mode potret maupun dokumentasi jarak jauh.

Saat ini, OV50X sedang dalam tahap evaluasi oleh sejumlah perusahaan teknologi terkemuka. Diharapkan, sensor ini akan mulai diproduksi secara massal pada kuartal ketiga 2025, dan smartphone pertama yang dilengkapi dengan teknologi ini kemungkinan akan tersedia di pasaran sebelum akhir tahun. (LWM)

OmniVision Sensor kamera Smartphone flagship
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSoal Pesta Pernikahan Anak Gubernur Sumbar Buat Macet, Pemprov: Hanya Sebentar, Tidak Menggunakan Jalan Raya
Next Article BMKG Peringatkan Banjir dan Longsor di 13 Wilayah Sumsel Selama Musim Hujan
alwi

Related Posts

Techno

Laba Samsung Tembus 145 Miliar USD, Produksi HP Dikabarkan Bakal Dipangkas 30 Persen

10/10/20263 Views
Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20263 Views
Techno

Google Siapkan Emoji HDR untuk Chat, Tawarkan Tampilan Lebih Cerah dan Kontras

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,956 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,826 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,799 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?