RELUNG.ID – OmniVision Technology, salah satu pemimpin dalam inovasi sensor kamera, resmi memperkenalkan OV50X, sensor kamera 1 inci beresolusi 50MP.
Sensor ini diklaim mampu menghasilkan perekaman video kualitas film dengan dukungan HDR dan kemampuan perekaman 8K.
Sensor dengan ukuran 1 inci ini akan menjadi pilihan utama produsen smartphone flagship untuk performa tinggi dan kualitas gambar terbaik.
Dikutip dari website resminya, OV50X mengusung piksel berukuran 1,6μm yang besar, memungkinkan pengambilan gambar yang tajam dan jernih bahkan dalam kondisi cahaya yang minim.
Sensor ini juga mendukung teknologi binning 4-in-1 yang menghasilkan output resolusi 12,5MP pada 180fps, memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih antara resolusi tinggi atau kecepatan frame yang luar biasa.
Dalam hal pencitraan HDR, sensor ini mampu menghasilkan rentang dinamis mendekati 110dB—tingkat maksimum yang dapat dicapai dalam faktor bentuk smartphone.
Peningkatan ini merupakan hasil dari penerapan desain TheiaCel, teknologi yang sebelumnya berhasil diperkenalkan dalam sensor otomotif OmniVision.
TheiaCel memungkinkan sensor untuk bekerja optimal baik dalam kondisi terang maupun gelap, seperti saat berkendara di dalam atau di luar terowongan yang gelap pada siang hari yang cerah.
Salah satu fitur unggulan dari OV50X adalah kemampuannya merekam video 8K dengan teknologi Dual Analog Gain (DAG) HDR.
Teknologi ini menggabungkan keunggulan penguatan tinggi dan rendah untuk mempertahankan detail dalam bayangan sekaligus menjaga kecerahan pada area sorotan.
Proses penggabungan ini dilakukan dalam satu bingkai, mengurangi potensi munculnya artefak yang kerap ditemui pada metode HDR multi-frame.
Selain itu, sensor ini juga mendukung Dual Conversion Gain (DCG) dan penggunaan LOFIC (lateral overflow integration capacitor) yang turut berperan dalam mengurangi kerlipan lampu LED—seperti papan reklame dan lampu lalu lintas—dan meningkatkan kinerja HDR secara keseluruhan.
Tidak hanya unggul dalam pencitraan, OV50X juga memiliki kelebihan dalam sistem autofokus dengan cakupan 100% Quad Phase Detection (QPD) yang memungkinkan kunci fokus dicapai secara cepat dan stabil, suatu keunggulan penting bagi kamera ponsel kelas atas.
Sensor ini juga mendukung fitur zoom dalam sensor, memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi pengguna untuk berkreasi dalam pengambilan gambar, baik dalam mode potret maupun dokumentasi jarak jauh.
Saat ini, OV50X sedang dalam tahap evaluasi oleh sejumlah perusahaan teknologi terkemuka. Diharapkan, sensor ini akan mulai diproduksi secara massal pada kuartal ketiga 2025, dan smartphone pertama yang dilengkapi dengan teknologi ini kemungkinan akan tersedia di pasaran sebelum akhir tahun. (LWM)

