Tim Macan Satreskrim Polres Lubuklinggau berhasil menangkap dua pelaku pembobol ATM lintas provinsi, yang beraksi di Lubuklinggau dan Bengkulu. Kedua pelaku yakni Bustomi warga Sumatera Barat dan Bambang Irawan warga Bengkulu.
Dihadapan polisi, Pelaku Bustomi mengaku aksi tersebut dipelajarinya dari youtube. Kemudian, tersangka langsung mempraktekannya di lapangan. Mereka pun beraksi baru tiga kali ditempat kejadian yang sama.
“Baru sekali dapat yang terakhir itu Rp450 ribu pak,” katanya, Rabu (21/9).
Dia menerangkan, cara membobol ATM yang dipelajarinya yaitu dengan mengganjalnya menggunakan tusuk gigi. Dalam menjalankan aksi tersebut, dia mengaku tidak sendiri, dengan ditemani Bambang Irawan yang bertugas untuk membujuk dan mengambil kartu ATM korban dan menukarnya.
“Tugas Bambang itu membujuk korban. Saya kenal dia di Curup, dulu berjualan jagung dengna keponakannya,” ujarnya.
Hal ini dibenarkan oleh tersangka Bambang. Dia mengatakan tugasnya untuk membujuk korban agar kartu tersebut tertukar dengan kartu yang mereka siapkan. Setelah mendapatkan uang Rp450 ribu milik korban. Dia pun baru memakainya untuk membeli bensin mobil, rokok dan kopi.
“Belum sempat dibagi, mereka berdua pun ditangkap,” singkatnya.
Sementara itu, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi mengatakan sudah banyak korban-korban lain akibat aksi kejahatan modus ganjal ATM di Kota Lubuklinggau yang diduga dilakukan kedua tersangka. Ada yang kehilangan Rp30 juta, Rp25 juta dan adapula korbannya juga seorang dokter.
“Ini tergantung saldo dari masing-masing korban. Kebetulan saldo yang kemarin korbannya Rp450 ribu. Jadi yang ditarik sebanyak Rp450 ribu,” jelasnya.
Pengelola ATM BNI Lubuklinggau, Syukur mengungkapkan kejadian modus ganjal ATM dengan tusuk gigi membuat sparepark mesin card reader alami kerusakan. Sehingga alami kerugian ditaksir Rp5 juta sampai Rp7 juta untuk harga perunitnya.
“Dan pelaku ini bukan cuma yang seperti disebutkan. Sudah sering melakukan aksinya,” terang Syukur.
Pihaknya mengimbai kepada nasabah bank BNI agar jangan memberikan nomor PIN kepada siapapun walaupun itu sekuriti BNI. “Kalau ada yang seperti iti tidak usah panik,” pungkasnya.
Seperti diketahui, kedua tersangka pembobol ATM lintas provinsi ini ditangkap Tim Macan Satreskrim Polres Lubuklinggau pada Senin (19/9) sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka ditangkap saat akan melancarkan aksinya di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumsel.
Tersangka Bustomi merupakan warga Jalan Tembok Rata, RT III, Kelurahan Nanbalimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Sawah Lunto, Provinsi Sumbar. Sedangkan tersangka Bambang Irawan berasam dari Provinsi Bengkulu, tepatnya beralamat di Jalan Sapta Marga, Gang H Harun Alin Pasar Hewan RT III, Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong.
