Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»BPBD Sumsel Sebut Operasi Pemadaman Tak Cukup Hentikan Karhutla, Ini Alasannya
Regional

BPBD Sumsel Sebut Operasi Pemadaman Tak Cukup Hentikan Karhutla, Ini Alasannya

alwiBy alwi24/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi pemadaman Karhutla. (Istimewa/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sejumlah langkah operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) telah dilakukan, mulai dari patroli, hingga pengerahan helikopter.

Namun, operasi pemadaman tersebut dinilai belum cukup untuk menghentikan Karhutla di wilayah Sumsel.

Hal ini diakui oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Muhammad Iqbal alisyahbana, Senin (24/8/2026).

Baca juga :   313,5 Hektare Lahan Terbakar di 10 Daerah Sepanjang 2024

Menurutnya, 99 persen kejadian karhutla di Sumsel disebabkan aktivitas manusia. Karena itu, upaya pencegahan dinilai tidak bisa hanya mengandalkan operasi pemadaman.

“99 persen kebakaran itu ulah manusia. Artinya, kesadaran masyarakatnya yang harus ditingkatkan,” katanya.

Kondisi cuaca yang semakin panas dan kering saat ini memang meningkatkan risiko kebakaran. Namun, hal ini tidak otomatis menyebabkan lahan terbakar tanpa adanya sumber api.

Baca juga :   Jadi Tuan Rumah, Muba Matangkan Persiapan MTQ ke-30

Ia pun meminta masyarakat, terutama yang berada di kawasan rawan karhutla, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.

“Untuk masyarakat yang berada di daerah-daerah rawan karhutla, diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar ataupun melakukan kegiatan lain yang menggunakan api agar lebih berhati-hati,” ujarnya.

BPBD Sumsel saat ini memperkuat pemantauan melalui patroli udara. Helikopter dikerahkan untuk memantau kawasan rawan pada pagi, siang hingga sore hari.

Baca juga :   Karhutla 2 Hektare di OKI Berhasil Dipadamkan, Petugas Masih Sisir Bara Api

Namun, keberadaan patroli udara belum sepenuhnya mampu mencegah munculnya kebakaran baru.

“Helikopter sudah patroli pagi, siang, sore, tapi masih terjadi kebakaran. Nah, itulah yang harus kita buat sadar masyarakat,” kata Iqbal.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguatan edukasi dan sosialisasi di tingkat masyarakat menjadi pekerjaan penting. Pemerintah dapat mempercepat pemadaman setelah api terdeteksi, tetapi pencegahan akan jauh lebih efektif apabila masyarakat tidak memulai pembakaran.

Baca juga :   Kabut Asap Mulai Pekat, Pemprov Sumsel Imbau Gelar Salat Istisqo Atasi Karhutla

Iqbal juga mengingatkan bahwa istilah hotspot tidak selalu berarti telah terjadi kebakaran. Titik panas merupakan indikasi yang perlu diverifikasi lebih lanjut di lapangan.

“Meski demikian, peningkatan hotspot tetap harus diikuti kewaspadaan karena kondisi cuaca panas dan kering membuat api lebih mudah berkembang,” tutupnya. (THQ)

BPBD Sumsel Karhutla Operasi pemadaman
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKabut Asap Mulai Pekat, Pemkot Palembang Kaji Wacana Libur Sekolah
Next Article Palembang Dikepung Kabut Asap, Presiden Prabowo Dijadwalkan Tinjau Karhutla di Sumsel
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,865 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,739 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,713 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?