Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»BPJS Kesehatan Habiskan Rp100 Triliun untuk Penyakit Jantung
Regional

BPJS Kesehatan Habiskan Rp100 Triliun untuk Penyakit Jantung

alwiBy alwi30/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Layanan BPJS Kesehatan. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Penyakit jantung menjadi salah satu beban terbesar dalam pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sepanjang 2015 hingga 2025, BPJS Kesehatan tercatat telah mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk membiayai 172,3 juta kasus penyakit jantung.

Baca juga :   Sosialisasi Aplikasi Mobile JKN: BPJS Kesehatan Berikan Edukasi pada Mahasiswa 

Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan, jumlah kasus maupun biaya pelayanan penyakit jantung menunjukkan peningkatan signifikan dalam satu dekade terakhir.

Pada 2015, BPJS Kesehatan menanggung sekitar 4,6 juta kasus penyakit jantung dengan biaya mencapai Rp4,4 triliun.

Jumlah tersebut terus meningkat hingga 2025. Dalam satu tahun tersebut, tercatat 29,8 juta kasus penyakit jantung yang ditanggung BPJS Kesehatan dengan total biaya mencapai Rp17,4 triliun.

“Seiring dengan bertumbuhnya jumlah peserta, pemanfaatan program JKN untuk membiayai penyakit jantung juga ikut bertambah,” kata Rizzky, Rabu (30/9/2026).

Baca juga :   Kesempatan Jadi Bagian JKN: BPJS Kesehatan Buka Rekrutmen Besar-besaran di Seluruh Indonesia!

Dibandingkan sejumlah penyakit kronis lainnya, seperti gagal ginjal, stroke dan kanker, penyakit jantung menjadi penyakit dengan biaya pembiayaan terbesar yang ditanggung BPJS Kesehatan selama periode tersebut.

Gagal ginjal berada di posisi berikutnya dengan total biaya Rp83,8 triliun untuk membiayai sekitar 81,2 juta kasus. Sementara itu, penyakit kanker menyusul dengan total pembiayaan Rp66 triliun untuk sekitar 45 juta kasus.

Beban pembiayaan penyakit kronis juga terlihat dari data sepanjang 2025. BPJS Kesehatan mengeluarkan Rp50,3 triliun untuk membiayai 59,9 juta kasus penyakit katastropik, termasuk penyakit jantung, gagal ginjal, kanker dan stroke.

Angka tersebut setara dengan 26,42 persen dari total biaya pelayanan kesehatan yang dibayarkan BPJS Kesehatan pada tahun tersebut.

Baca juga :   Nunggak Iuran Rp38 Miliar, Layanan BPJS Kesehatan Pemkab Empat Lawang Terancam Dihentikan

Menurut Rizzky, kondisi itu menjadi pengingat pentingnya upaya pencegahan penyakit kronis melalui penerapan pola hidup sehat dan deteksi dini.

“Penyakit kronis rata-rata dapat dicegah melalui perubahan pola hidup sehat dan deteksi dini kesehatan secara rutin,” ujarnya.

Berkenaan dengan Hari Jantung Sedunia, BPJS Kesehatan mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan jantung. Perubahan pola hidup dinilai semakin penting karena penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya tidak lagi hanya identik dengan kelompok lanjut usia.

Kasus penyakit kronis juga semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif.

Baca juga :   38 Batang Besi Pengaman di Objek Wisata Kampung Warnai Warni Lubuklinggau Hilang Dicuri

Untuk menekan risiko penyakit kronis pada kelompok usia muda, BPJS Kesehatan menggagas Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda.

Program tersebut melibatkan komunitas masyarakat, fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan Program JKN untuk memperkuat upaya promotif dan preventif.

Rizzky mengatakan, penerapan pola hidup sehat dan aktivitas fisik secara rutin merupakan salah satu bentuk investasi kesehatan dalam jangka panjang.

“Mengadopsi pola hidup sehat dan aktif berolahraga adalah investasi terbaik untuk masa depan kesehatan kita lima atau sepuluh tahun mendatang. Yang penting ada komitmen dan konsistensi diri sendiri,” katanya.

Baca juga :   Senator dr Ratu Tenny Desak BPJS Kesehatan Perbaiki Pelayanan dan Dukung Nakes

Selain menjaga pola hidup, peserta JKN juga diminta memanfaatkan layanan Skrining Riwayat Kesehatan untuk mengetahui risiko penyakit kronis sejak dini.

Layanan tersebut dapat dilakukan satu kali dalam setahun oleh peserta JKN berusia 15 tahun ke atas.

Skrining dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, situs resmi BPJS Kesehatan, maupun dengan mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat peserta terdaftar.

Dalam proses skrining, peserta akan menjawab sejumlah pertanyaan terkait pola hidup, riwayat penyakit pribadi, serta riwayat kesehatan keluarga.

Baca juga :   Aturan Baru: BPJS Kesehatan Jadi Syarat Urus SIM Mulai 1 Juli 2024 di 7 Daerah

Prosesnya relatif singkat, yakni sekitar lima hingga 10 menit.

“Makin cepat terdeteksi, makin cepat diantisipasi dan ditangani. Jangan lupa juga, selagi masih sehat, sempatkanlah untuk mengecek status kepesertaan JKN Anda,” tutupnya.

BPJS kesehatan JKN Penyakit jantung
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOmbudsman Ungkap Dugaan Koruptor Jimmy Masrin Tinggal di Rumah Mewah dalam Lapas Cibinong
Next Article Cekcok dengan Orangtua, Perempuan di Cianjur Bakar Dua Rumah
alwi

Related Posts

Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20266 Views
Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,955 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,824 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,797 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?