RELUNG.ID- Salsabila Rahma alias Bu Salsa, seorang guru matematika di Jember, akhirnya memenuhi panggilan Polres Jember terkait kasus video syur yang viral di media sosial. Ia datang ke Mapolres Jember didampingi suaminya, Lukman Hakim, pada Sabtu (2/3/2025), hanya dua hari setelah melangsungkan akad nikah.
Wanita kelahiran 2002 ini tiba sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung menuju ruang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk memberikan keterangan. Pemeriksaan berlangsung selama empat jam sebelum akhirnya Bu Salsa meninggalkan Mapolres Jember.
Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, membenarkan pemeriksaan tersebut. “Salsa sudah kami mintai keterangan terkait video syur yang viral. Dia datang dan kooperatif,” ujarnya, Senin (10/3/2025) malam.
Dalam keterangannya, Bu Salsa mengaku bahwa video tersebut awalnya direkam sendiri menggunakan ponselnya dan dikirimkan kepada pacar onlinenya. Ia mengungkapkan bahwa hanya ada delapan video yang dibuat, tetapi karena durasi pengiriman terbatas, setiap video dipotong menjadi beberapa bagian sebelum dikirimkan.
Namun, tanpa sepengetahuannya, video-video tersebut akhirnya diperjualbelikan dan tersebar luas hingga menjadi viral.
Bu Salsa diketahui merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Ia sempat diterima di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Jember, tetapi tidak menyelesaikan kuliahnya. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Terbuka jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Selama kuliah, Bu Salsa magang sebagai guru di sebuah sekolah dasar di Ambulu, Jember, dengan honor sebesar Rp300 ribu per bulan.
Salah satu kenalan Bu Salsa, N-W, menyatakan bahwa secara ekonomi, Bu Salsa sebenarnya bukan berasal dari keluarga kurang mampu. Ayahnya memiliki usaha rental mobil dan jual beli suku cadang motor bekas, sementara ibunya menjabat sebagai kepala sekolah.
Polisi masih terus menyelidiki penyebaran video syur tersebut dan mencari pihak yang bertanggung jawab atas peredarannya.[YKP]

