RELUNG.ID – Volkswagen (VW) resmi memperluas ekosistem digitalnya dengan menghadirkan fitur kendali mobil melalui jam tangan pintar.
Melalui pembaruan terbaru aplikasi myVW, pemilik Apple Watch dan jam tangan pintar berbasis Wear OS kini dapat mengakses berbagai fungsi kendaraan langsung dari pergelangan tangan mereka.
Pembaruan ini berlaku untuk sebagian besar model Volkswagen tahun 2020 ke atas, termasuk lini kendaraan listrik (EV) yang semakin berkembang.
Dengan dukungan WatchOS dan Wear OS, pengemudi dapat mengontrol beberapa komponen mobil melalui jam tangan pintar, tanpa harus mengeluarkan ponsel.
Volkswagen melihat langkah ini sebagai upaya memberikan pengalaman berkendara yang lebih praktis dan terhubung.
Fitur ini sangat bermanfaat bagi pemilik mobil listrik, yang membutuhkan pemantauan daya dan pengaturan kendaraan lebih intensif dibanding mobil berbahan bakar bensin.
Melalui aplikasi myVW versi jam tangan pintar, pengguna dapat memeriksa status baterai EV secara cepat, memulai atau menghentikan proses pengisian daya dari jarak jauh, menyalakan pemanas atau AC sebelum masuk mobil, dan mengoptimalkan efisiensi daya dengan mengatur suhu saat kendaraan masih terhubung ke charger.
Sedangkan, untuk mobil bensin, pemilik kendaraan dapat menyalakan atau mematikan mesin dari jarak jauh (untuk model yang mendukung), melihat status bahan bakar, mengunci dan membuka kunci pintu, serta mengaktifkan fitur Horn & Flash untuk menemukan mobil di area parkir.
Meski memberi kemudahan baru, fitur-fitur ini tidak diberikan secara gratis. Pengguna harus mengunduh aplikasi myVW di ponsel dan menambahkan kendaraan ke “garasi virtual”
Tak hanya itu, pengguna juga harus berlangganan paket berbayar untuk fitur Remote Access dan VW Vehicle Insights
Volkswagen menyatakan bahwa integrasi aplikasi ke jam tangan pintar bukan hanya soal kemudahan, tetapi juga bagian dari strategi membangun keterikatan pengguna dengan layanan digital mereka.
Dalam siaran pers, Volkswagen menyebut bahwa aplikasi jam tangan pintar ini “mendorong penggunaan aplikasi setiap hari” sebagai bagian dari upaya memperkuat loyalitas dan mempercepat transisi menuju konsep connected mobility di mana kendaraan menjadi bagian dari ekosistem digital yang lebih besar dalam kehidupan pengguna. (LWM)

