RELUNG.ID – Ikatan Keluarga Musi Banyuasin (IKA-MUBA) periode 2026–2030 mulai menyiapkan langkah konsolidasi organisasi. Pengurus harian tidak hanya mematangkan agenda pengukuhan, tetapi juga menyiapkan komunikasi dengan pemerintah daerah.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus harian IKA-MUBA di Restoran Gardenta, Palembang, Selasa (25/8/2026).
Ketua Umum IKA-MUBA Dr. Apriyadi M.Si mengatakan, kepengurusan baru harus mampu menjadi wadah yang menyatukan seluruh potensi keluarga besar Musi Banyuasin.
Karena itu, pengukuhan yang akan digelar September mendatang tidak ingin diposisikan sebatas seremoni organisasi.
“Pengukuhan ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, konsolidasi dan menyatukan seluruh keluarga besar Musi Banyuasin,” ujar Apriyadi.
Sejumlah agenda lanjutan juga mulai disiapkan. Salah satunya audiensi dengan Gubernur Sumatera Selatan, Wali Kota Palembang dan Bupati Musi Banyuasin.
Pertemuan tersebut diharapkan membuka ruang sinergi antara IKA-MUBA dan pemerintah, terutama dalam berbagai agenda yang berkaitan dengan masyarakat serta pembangunan daerah.
Untuk agenda pengukuhan, pengurus masih melakukan finalisasi tempat dan tanggal. Griya Agung Palembang menjadi salah satu opsi lokasi yang dibahas dalam rapat.
Sementara pelaksanaannya ditargetkan pada pekan kedua September 2026. Tiga alternatif tanggal yang tengah dipertimbangkan yakni 19, 20 atau 26 September.
Sekretaris Umum IKA-MUBA Rubi Indiarta SH MH mengatakan, pengurus tidak ingin terburu-buru menetapkan jadwal sebelum seluruh persiapan administratif dan legalitas organisasi benar-benar rampung.
“Legalitas organisasi juga menjadi bagian penting yang sedang kami tuntaskan,” kata Rubi.
Menurutnya, kepastian lokasi dan tanggal masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait.
“Untuk tanggal dan tempat masih dalam tahap finalisasi. Prinsipnya, kami ingin seluruh persiapan dilakukan secara matang agar pengukuhan nanti berjalan baik dan memberikan kesan yang positif,” jelasnya. (KPB)

