Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Karhutla TN Way Kambas Meluas hingga 802,4 Hektare, Penyebab Masih Diselidiki
Regional

Karhutla TN Way Kambas Meluas hingga 802,4 Hektare, Penyebab Masih Diselidiki

alwiBy alwi26/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kebakaran di kawasan TN Way Kambas. (@btn_waykambas)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, sejak 21 Agustus 2026 telah berdampak pada area seluas 802,4 hektare.

Data tersebut disampaikan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi saat meninjau Posko Karhutla TNWK, Selasa (25/8/2026).

Baca juga :   Kirim Pesan Bakal Akhiri Hidupnya, Bos Orgen Tunggal di Lubuklinggau Tewas Tergantung

Dalam kunjungan tersebut, Kristomei didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Kristomei mengatakan, kebakaran pertama terjadi pada 21-22 Agustus 2026 di wilayah Desa Braja Harjosari. Luas kawasan yang terdampak pada kejadian tersebut mencapai sekitar 673 hektare.

“Di kejadian pertama tanggal 21 sampai 22 Agustus kemarin itu 673 hektare yang terdampak di Desa Braja Harjosari,” ujar Kristomei.

Baca juga :   Mayat yang Tewas Mengapung di Sungai Musi Yakni...

Kebakaran kembali terjadi pada 23-24 Agustus di wilayah Braja Kencana dan Braja Luhur. Area yang terdampak pada kejadian tersebut diperkirakan mencapai 123 hektare.

Sementara itu, kebakaran pada 24 Agustus juga terjadi di wilayah Rantau Jaya dengan luasan terdampak sekitar 6,4 hektare.

“Di tanggal 24-nya juga terjadi di daerah Rantau Jaya. Rantau Jaya itu terdampak sekitar 6,4 hektare,” katanya.

Baca juga :   UIN Raden Fatah Gelar International Guest Lecturers, Hadirkan Akademisi Global

Menurut Kristomei, sebagian besar kawasan yang terbakar merupakan vegetasi alang-alang dan savana. Kondisi vegetasi yang mengering akibat cuaca ekstrem membuat kawasan tersebut sangat mudah terbakar dan api dapat dengan cepat meluas.

Tim gabungan telah melakukan upaya pemadaman, termasuk melalui bantuan Tim Alfa TNI dan operasi water bombing. Meski api berhasil dikendalikan, potensi munculnya kembali titik api masih harus diwaspadai.

Pasalnya, bara yang masih tersisa di bawah permukaan dapat kembali memicu kebakaran apabila tidak segera didinginkan.

Baca juga :   Ratu Dewa Siapkan Perda hingga Perwali, Perkuat Langkah Pencegahan Perilaku LGBT di Palembang

Kristomei mengatakan kondisi kering ekstrem menjadi salah satu dugaan awal yang tengah diperhatikan terkait penyebab kebakaran.

“Dugaan sementara kan memang karena keringnya ekstrem, terjadi gesekan antar ranting, antar semak-semak itu,” ujarnya.

Meski demikian, dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan. Kemungkinan adanya faktor lain masih didalami melalui proses penyelidikan oleh aparat kepolisian.

Baca juga :   Peringati Harganas ke-33, Bupati Enos Tekankan Keluarga Jadi Fondasi Pembangunan Bangsa

Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf mengatakan, penyelidikan juga akan mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa karhutla tersebut.

Selain mencari penyebab kebakaran, aparat juga melakukan langkah antisipasi terhadap potensi aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran baru.

“Penyelidikan antisipasi laporan kebakaran, lahan, untuk tumbuh tanaman baru,” kata Helfi.

Baca juga :   Risiko Karhutla Meningkat, Sumsel Perketat Patroli dan Tambah Personel di Wilayah Rawan

Ia menambahkan, upaya penanganan karhutla perlu disertai edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, terutama di tengah kondisi vegetasi yang sangat kering.

Pemerintah dan aparat juga terus mengingatkan pentingnya menjaga kawasan TNWK dari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Selain mengancam ekosistem, kebakaran di kawasan konservasi tersebut berpotensi mengganggu habitat satwa yang bergantung pada kawasan tersebut. (YSF)

Irjen Helfi Assegaf Kapolda Lampung Karhutla Taman Nasional Way Kambas
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBukan Sekadar Pengukuhan, IKA-MUBA Siapkan Konsolidasi Besar Keluarga Musi Banyuasin
Next Article Apple Umumkan M6 dan M5 Ultra, Bawa Lompatan Performa untuk Pengguna Profesional
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,898 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,771 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,743 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?