Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

DPRD Sumsel Kritik Keras PTBA, Penghentian PLTU Banjarsari Disebut Kebijakan Bunuh Diri

22/10/2026

Wakapolres Hingga Kasi Propam Polres Lubuklinggau Resmi Berganti

22/10/2026

KPK Ingatkan Pemkot Pagar Alam Soal Korupsi di Pemerintahan

22/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Thursday, 22 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Bukan Sekadar Soal Batu Bara, PLTU Banjarsari Berhenti Operasi Ancam Nasib Pekerja
Regional

Bukan Sekadar Soal Batu Bara, PLTU Banjarsari Berhenti Operasi Ancam Nasib Pekerja

adminBy admin21/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
PLTU Banjarsari. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Terhentinya operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Banjarsari akibat persoalan pasokan batu bara dari PT Bukit Asam (PTBA) dikhawatirkan berdampak luas terhadap perekonomian dan ketenagakerjaan di Kabupaten Lahat.

Ketua LSM Lestari, Hendri, mendesak Badan Pengelola Investasi (BPI) bersama PTBA dan pihak terkait segera mencari solusi konkret.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kepentingan masyarakat, pekerja, dan ketahanan energi.

Baca juga :   Jembatan P6 Muba Mandek, DPRD Sumsel Ultimatum Asosiasi Batu Bara: Jangan Main Janji

Hendri yang juga warga Lahat menilai, penghentian operasional PLTU Banjarsari tidak semestinya hanya dilihat dari sisi bisnis dan keuntungan perusahaan.

Ada dampak berantai yang perlu diperhitungkan, mulai dari nasib pekerja hingga keberlangsungan usaha yang bergantung pada aktivitas pertambangan dan pembangkit.

“Secara pribadi, sangat disayangkan kalau itu terhenti, karena manfaatnya luar biasa. Kita berharap ada solusi konkret dengan BPI. Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut,” ujar Hendri.

Menurutnya, Sumatera Selatan merupakan salah satu lumbung energi nasional. Karena itu, persoalan pasokan batu bara yang berujung pada terhentinya operasional pembangkit perlu diselesaikan dengan mempertimbangkan kepentingan yang lebih luas.

Baca juga :   Pj Wali Kota Berharap RDPS Dapat Transformasi Palembang Menuju Kota Kelas Dunia

Ia mengingatkan, pekerja yang menggantungkan penghidupan dari aktivitas tersebut, termasuk warga Lahat, berpotensi ikut terdampak.

Begitu pula perusahaan pendukung dan pelaku usaha di sekitar lokasi yang selama ini bergantung pada kegiatan pertambangan maupun operasional PLTU.

“Apalagi yang bekerja di situ banyak warga Lahat. Ada dampak ketenagakerjaan, dampak terhadap perusahaan-perusahaan di sekitar lokasi, dan dampak ekonomi. Belum lagi persepsi negatif yang muncul akibat kejadian ini,” tegasnya.

Hendri meminta semua pihak tidak terjebak pada perhitungan harga dan keuntungan semata. Menurutnya, kebutuhan energi dalam negeri harus menjadi pertimbangan penting dalam mencari penyelesaian, tanpa mengabaikan aspek bisnis dan keberlanjutan usaha.

Baca juga :   Setoran Rp35 Miliar Masuk, Pemprov Sumsel Buka Kembali Alur Sungai Lalan untuk Tongkang Batu Bara

“Jangan sampai kita menilai secara selintas, hanya terkait harga atau profit. Ini harus disikapi dengan bijak karena berkaitan dengan kebutuhan dalam negeri. Semua pihak harus sama-sama bijak, jangan memunculkan ego sektoral, tetapi mencari solusi terbaik,” pungkasnya.

Sebelumnya, penghentian operasional PLTU Banjarsari yang dikelola PT Bukit Pembangkit Innovative (BPI) turut menjadi sorotan DPRD Kabupaten Lahat. Persoalan tersebut dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang menghadirkan perwakilan PTBA selaku pemasok batu bara.

Dalam rapat itu, PTBA menyampaikan bahwa penghentian pasokan dipicu persoalan harga jual batu bara yang dinilai merugikan perusahaan. PTBA juga menyebut penugasan pasokan batu bara melalui skema Domestic Market Obligation (DMO) sebesar 400 ribu ton untuk PLTU Banjarsari pada 2026 telah terpenuhi.

Wakil Ketua DPRD Lahat, Andriansyah, mempertanyakan dasar penghentian operasional tersebut, termasuk informasi bahwa keputusan itu diduga dilakukan tanpa diketahui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Baca juga :   DPRD Sumsel Kritik Keras PTBA, Penghentian PLTU Banjarsari Disebut Kebijakan Bunuh Diri

“Kalau memang penghentian operasional ini dilakukan tanpa diketahui Kementerian ESDM, tentu harus dipertanyakan. Apa dasar penghentiannya dan bagaimana tanggung jawab pihak-pihak yang terlibat?” ujar Andriansyah, Rabu (20/10/2026).

Andriansyah juga menyoroti perubahan penugasan pasokan batu bara kepada PTBA. Pada 2025, perusahaan disebut mendapat penugasan memasok 800 ribu ton dari total kebutuhan PLTU Banjarsari sebesar 1,4 juta ton. Sementara pada 2026, kuota yang disampaikan dalam RDP hanya 400 ribu ton.

Menurutnya, perubahan tersebut perlu ditelusuri untuk mengetahui apakah penghentian operasional berkaitan dengan kuota DMO, persoalan kontrak, atau faktor lainnya.

“Jangan sampai persoalan pasokan batu bara dan harga justru berdampak pada masyarakat. PLTU ini menyuplai listrik, sementara dampak penghentian operasionalnya juga berpotensi merembet kepada tenaga kerja,” pungkasnya. (tim)

Batu bara PLTU Banjarsari PTBA
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAsap Karhutla Belum Hilang, Sumsel Diintai Ancaman Banjir Bandang
Next Article Sumsel Darurat Asap, BEM NUSS Kembali Gelar Aksi di Kantor Gubernur
admin
  • Website

Related Posts

Regional

DPRD Sumsel Kritik Keras PTBA, Penghentian PLTU Banjarsari Disebut Kebijakan Bunuh Diri

22/10/20263 Views
Regional

Wakapolres Hingga Kasi Propam Polres Lubuklinggau Resmi Berganti

22/10/20262 Views
Regional

KPK Ingatkan Pemkot Pagar Alam Soal Korupsi di Pemerintahan

22/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202330,316 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202430,151 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202524,102 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,360 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?