RELUNG.ID – Badan Urusan Logistik (Bulog) Lubuklinggau mengklaim telah menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk wilayah Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara.
Berdasarkan catatan Bulog, beras SPHP yang disalurkan ketiga wilayah tersebut mencapai 1.300 ton dari Bulan Juli hingga September.
Hal ini diungkapkan Kepala Bulog Lubuklinggau, Muklis, Selasa (16/9/2025).
Dari tiga wilayah tersebut, penyaluran yang paling tinggi di Kota Lubuklinggau. Kemudian diikuti yang kedua wilayah Musi Rawas dan ketiga Musi Rawas Utara.
“Kalau untuk penyaluran berdasarkan permintaan,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, proses penyaluran sesuai dengan permintaan. Dan penyaluran seperti dari TNI, Polri lalu dari Dunas melalui GPM.
“Itu nanti kita distribusikan ke lokasi. Kita juga mengisi ke pasar-pasar tapi itu memang berdasarkan permintaan melalui aplikasi dari HP (handphone),” terangnya.
Setelah itu sambung Muklis, lewat aplikasi tersebut nantinya di verifikasi, selanjutnya terbit berita pembayaran melalui mobile banking atau bisa langsung ke bank.
“Itu mekanisme yang sudah berjalan,” bebernya.
Muklis juga menambahkan, beras SPHP ukuran 5 Kg untuk penjualan HET diangka Rp 62.500 atau Rp 11 ribu perkilo.
“Alhamdulillah sejauh ini untuk pelaksanaan penyaluran belum ada kendala. Malah penyaluran kita ini termasuk lumayan tinggi,” timpalnya.
Lebih lanjut, stok beras SPHP yang ada saat ini di Bulog Lubuklinggau diatas 1.000 ton lebih. Belum lagi kata Muklis, pihaknya ada stok dalam perjalanan yang kini sedang dikirim.
“Kita masih penjualan. Itulah kita punya beberapa saluran yang dibuka termasuk teman-teman dari TNI, Polri. Itu lumayan masif penjualan mereka,” pungkasnya. (NSR)

