Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Bupati Nagekeo Klaim MBG Tekan KDRT, Ibu-ibu Kini Punya Penghasilan Sendiri
Regional

Bupati Nagekeo Klaim MBG Tekan KDRT, Ibu-ibu Kini Punya Penghasilan Sendiri

RiyadiBy Riyadi27/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Bupati Nagekeo Simplisius Donatus saat menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (26/8/2026). (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut memberikan sejumlah dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Salah satunya, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus mengklaim program tersebut turut berkontribusi terhadap menurunnya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Hal itu disampaikan Simplisius saat menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (26/8/2026).

Menurut Simplisius, temuan mengenai penurunan KDRT tersebut diperoleh melalui survei informal yang dilakukan pemerintah daerah untuk melihat dampak pelaksanaan program MBG di Nagekeo.

Baca juga :   TP PKK Palembang dan Kecamatan IT II Gelar Donor Darah, Targetkan 160 Kantong


“Yang ketiga juga kami mensurvei dengan kegiatan sosial di mana dulunya masyarakat dengan tingkat KDRT-nya yang tinggi, Bapak, sekarang berkurang,” kata Simplisius.

Ia menjelaskan, salah satu faktor yang dinilai berkaitan dengan kondisi tersebut adalah keterlibatan ibu-ibu dalam pelaksanaan program MBG yang membuat mereka memperoleh penghasilan sendiri.

Simplisius mengatakan, persoalan ekonomi dalam rumah tangga sebelumnya terkadang menjadi pemicu pertengkaran. Salah satunya ketika istri membutuhkan uang, sementara suami tidak memiliki atau tidak memberikan uang yang dibutuhkan.

Baca juga :   50 dari 121 Siswa yang Diduga Keracunan MBG di PALI Diperbolehkan Pulang

Namun, setelah sejumlah ibu terlibat dalam pelaksanaan MBG dan mendapatkan penghasilan, mereka dinilai memiliki sumber pendapatan sendiri.

“Kalau suaminya tidak kasih uang, dia punya uang sendiri dari MBG ini, Bapak,” ujarnya.

Menurut Simplisius, kondisi tersebut menjadi salah satu dampak sosial dari program MBG yang sebelumnya tidak banyak diperkirakan.

Baca juga :   Viral Joget di Dapur SPPG, Mitra BGN Disuspend dan Ditegur Keras

Meski demikian, ia mengakui pemerintah daerah belum melakukan penghitungan atau kajian khusus untuk memastikan hubungan langsung antara pelaksanaan MBG dengan penurunan kasus KDRT.

“Ini hal yang memang tidak orang bayangkan, Bapak. Ini kami juga tidak hitung, tapi setelah dalam survei kami, kami temukan keadaan yang macam itu, Bapak,” tuturnya.

Selain dampak sosial dalam keluarga, Simplisius juga menyebut program MBG memberikan pengaruh terhadap kehadiran dan kebugaran siswa di sekolah.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca di Sumsel Hari Ini, Palembang Berpotensi Hujan

Berdasarkan survei informal yang dilakukan terhadap guru, ia mengatakan tingkat kehadiran siswa di sekolah yang mendapatkan MBG disebut nyaris mencapai 100 persen.

“Siswa yang di mana ada jatah MBG itu nyaris 100 persen tingkat kehadirannya,” jelasnya.

Ia juga mengaku memperoleh informasi dari puskesmas bahwa siswa penerima MBG lebih jarang mengalami keluhan seperti flu dan pilek dibandingkan kondisi sebelumnya.

Baca juga :   Hari Pertama, Polres Lubuklinggau Layani 1.300 Penerima Manfaat MBG di Posyandu dan SMP

Atas sejumlah dampak yang disebutnya tersebut, Simplisius menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program MBG.

Ia berharap cakupan program tersebut dapat diperluas di Kabupaten Nagekeo. Saat ini, dari 49 unit yang berpotensi menjalankan program MBG di Nagekeo, baru 11 unit yang telah beroperasi.

Karena itu, ia meminta pemerintah pusat membantu mencari skema agar pelaksanaan MBG dapat diperluas sehingga manfaat program tersebut dapat dirasakan lebih banyak masyarakat di Nagekeo.[YKP]

Bupati Nagekeo KDR MBG
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBSB Lelang 61 Objek Agunan Senilai Rp30 Miliar, Digelar Serentak di Tiga Wilayah
Next Article Dalami Dugaan Unsur Pidana, Polisi Selidiki Karhutla di Kawasan Serelo Lahat
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,911 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,783 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,756 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?