RELUNG.ID-Tim Rescue dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Pagar Alam dan relawan berhasil mengevakuasi empat pendaki yang mengalami hipotermia, kelelahan, dan cedera kaki di lereng Gunung Dempo, Sabtu malam (28/3/2026).
Seluruh pendaki yang mengalami kondisi darurat tersebut kini telah berhasil dievakuasi dan tengah menjalani perawatan medis sementara di fasilitas kesehatan setempat.
Salah seorang anggota Tim Rescue BPBD Kota Pagar Alam, Diego Saputra, mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian tersebut melalui grup internal kantor. Tim kemudian diminta segera berkumpul di Kampung Empat, kawasan Gunung Dempo, untuk melakukan misi evakuasi.
“Sekitar pukul 18.00 WIB, tim BPBD, Tagana, dan relawan langsung melakukan pendakian menuju lokasi pendaki yang dilaporkan tertahan di Shelter I, atau sekitar dua jam perjalanan dari pintu rimba,” ujar Diego.
Setelah melalui proses evakuasi yang cukup menantang, tim akhirnya berhasil mengevakuasi seluruh korban pada malam hari.
“Benar, malam ini kami berhasil menyelamatkan empat pendaki yang mengalami hipotermia dan cedera kaki. Saat ini kondisi mereka sudah stabil,” tambahnya.
Berdasarkan data sementara, para pendaki yang dievakuasi yakni Maya Sefty Ilmiyanti (23) dan Najwa (19) asal Palembang, serta Ica (22) asal Bengkulu.
Dari keterangan para korban, mereka sebelumnya berkemah di puncak Gunung Dempo selama dua malam. Namun, kondisi cuaca yang sangat dingin membuat mereka memutuskan untuk turun lebih awal.
Dalam perjalanan turun, para pendaki mengalami hipotermia dan kelelahan. Salah satu di antaranya juga terperosok di jalur tebing, sehingga mengalami cedera pada kaki. [TFK]

