Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Buya Yahya Selesaikan S1 Psikologi di Unissula, Apa Motivasi Belajarnya?
Regional

Buya Yahya Selesaikan S1 Psikologi di Unissula, Apa Motivasi Belajarnya?

RiyadiBy Riyadi17/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Upacara Wisuda ke-92 Unissula yang digelar di Auditorium Unissula, Semarang, pada Sabtu (15/3/2025). (Tangkapan Layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Ulama kharismatik Buya Yahya resmi menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) di Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.

Ia mengikuti prosesi wisuda bersama ribuan wisudawan lainnya dalam Upacara Wisuda ke-92 Unissula yang digelar di Auditorium Unissula, Semarang, pada Sabtu (15/3/2025).

Ditemui usai diwisuda, Buya Yahya mengungkapkan bahwa keputusannya untuk menempuh pendidikan di bidang psikologi didorong oleh keinginannya untuk lebih memahami kondisi masyarakat dan memperkuat dakwahnya dengan pendekatan yang lebih luas.

Baca juga :   Diskominfo Prabumulih Dorong OPD Tertib Lapor Kegiatan Lewat Aplikasi ROMANTIK

“Ilmu psikologi sangat dibutuhkan saat ini untuk membantu saudara-saudara kita. Banyak permasalahan ternyata tidak cukup diselesaikan hanya dengan hukum-hukum agama, tetapi juga harus dilihat dari sisi psikologis,” ujar Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah tersebut.

Buya Yahya yang sebelumnya telah meraih gelar profesor kehormatan dari Unissula menegaskan pentingnya keterpaduan antara ilmu agama dan ilmu umum. Ia menekankan bahwa seorang ahli agama sebaiknya memiliki wawasan luas agar lebih bijak dalam memberikan fatwa atau nasihat.

“Seorang faqih (ahli agama) tidak akan matang tanpa memahami ilmu lain seperti psikologi. Karena sebelum memberikan fatwa, kita harus mengetahui kondisi seseorang, baik dari segi ekonomi, psikologi, maupun faktor lainnya,” tambahnya.

Baca juga :   Viral Penumpang Bawa Durian, LRT Palembang Tegaskan Aturan Barang Berbau Menyengat

Sebagai sosok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan, Buya Yahya terus berupaya mengembangkan lembaga pendidikan berbasis keislaman. Pada 2022, ia meresmikan SMP Islam Qurani (SMPIQu) Al-Bahjah Bogor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sekolah tersebut mengusung visi mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak Qur’ani. Kurikulum yang diterapkan menggabungkan kurikulum nasional dengan tahfidzul Quran serta pendidikan diniyah. Dengan konsep “boarding school”, sekolah ini mengharuskan seluruh santrinya tinggal di asrama guna memperkuat pendidikan karakter dan spiritual.

Ketua Yayasan Al-Bahjah Bogor, drh Kukuh Galih Waskita, mengungkapkan bahwa konsep pendidikan yang dikembangkan Buya Yahya berfokus pada sinergi antara ilmu agama dan ilmu umum.

Baca juga :   11 April 2023, Ini Jadwal Imsak dan Subuh Puasa ke-20 Ramadhan untuk Wilayah Palembang dan Sekitarnya

“Beliau selalu menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya mengasah intelektual, tetapi juga membentuk akhlak mulia. Prinsip ini diterapkan dalam seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Al-Bahjah,” katanya.

Buya Yahya berharap semangat belajar yang ia tunjukkan dapat menginspirasi banyak orang untuk terus menuntut ilmu, terlepas dari usia dan latar belakang pendidikan mereka.

“Mari kita jadikan belajar sebagai bagian dari ibadah. Karena dengan ilmu yang luas, kita dapat berkhidmat lebih baik kepada umat,” pungkasnya.[YKP]

Buya Yahya S1 Psikolog Unissula
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePatwal Arogan di Puncak Bantah Tendang Pemotor, Akui Kawal Rekan Sendiri
Next Article Mantan Pj Bupati OKU Angkat Bicara Soal OTT KPK
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,913 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,785 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,758 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?