Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dari Jalan Raya ke Media Sosial, Cara Brigadir Robi Edukasi Pengendara Palembang hingga Dapat Penghargaan Kapolda Sumsel

03/11/2026

Koalisi Pers Sumsel Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Transparansi Kasus Pengeroyokan Wartawan

02/11/2026

ANTARA Sumsel Gelar Turnamen Catur Wartawan-Pelajar, Hadirkan Festival UMKM

02/11/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Tuesday, 3 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Capcom Ungkap Kebocoran Data 11,7 Juta Akun, Email Pengguna Terdampak
Lifestyle

Capcom Ungkap Kebocoran Data 11,7 Juta Akun, Email Pengguna Terdampak

alwiBy alwi23/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Capcom. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Perusahaan pengembang gim asal Jepang, Capcom, mengonfirmasi terjadinya kebocoran data yang berdampak pada lebih dari 11,7 juta akun pengguna layanan keanggotaan daring CAPCOM ID.

Insiden tersebut melibatkan akses tidak sah oleh pihak ketiga terhadap sejumlah informasi pribadi pengguna di seluruh dunia.

Baca juga :   30 Tahun Usia Pernikahan, Armand Maulana Unggah Foto Jadulnya Bersama Dewi Gita

Dalam keterangannya pada Kamis, Capcom menyebutkan sebanyak 11.777.247 pengguna terdampak kebocoran data alamat email serta informasi teknis akun, seperti tanggal dan waktu masuk serta waktu pembuatan akun.

Selain itu, perusahaan menemukan perubahan kata sandi tanpa izin pada 196 akun. Terdapat pula 43 kasus akses tidak sah terhadap data pribadi yang mencakup tanggal lahir, jenis kelamin, negara, dan nama panggilan pengguna.

Meski demikian, Capcom belum mengonfirmasi adanya kebocoran kata sandi yang ditetapkan pengguna. Perusahaan juga memastikan tidak ada informasi kartu kredit yang terdampak dalam insiden tersebut. Kata sandi pada akun yang mengalami perubahan tanpa izin telah diatur ulang sebagai langkah pengamanan.

Baca juga :   29 Juni, Game Resident Evil Re:Verse Bakal Berakhir

Capcom berencana menghubungi para pengguna yang terdampak untuk memberikan informasi lebih lanjut. Perusahaan juga telah menyediakan saluran khusus layanan pelanggan guna menangani pertanyaan dan laporan terkait insiden kebocoran data tersebut.

Capcom mengungkapkan, aktivitas mencurigakan pertama kali terdeteksi pada Senin. Perusahaan kemudian segera memblokir akses yang dianggap tidak sah dan memulai penyelidikan untuk mengetahui cakupan insiden.

Pada hari yang sama, Capcom mengonfirmasi adanya akses tidak sah dan menerapkan sejumlah langkah darurat untuk membatasi dampak kebocoran.

Keesokan harinya, perusahaan membentuk pusat penanganan insiden internal. Tim tersebut bertugas mengumpulkan informasi, mengidentifikasi jenis data yang terdampak, serta melaporkan perkembangan kasus kepada komite pengawas keamanan teknologi informasi eksternal.

Baca juga :   Ini 5 Penyebab Suara Mesin Mobil jadi Kasar

Pada Rabu, Capcom melaporkan insiden tersebut kepada Kepolisian Prefektur Osaka dan Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Jepang.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab, metode akses, serta keseluruhan dampak kebocoran data tersebut.

Sebagai tindak lanjut, Capcom berencana memperkuat sistem perlindungan informasi dan menerapkan langkah-langkah pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

Kebocoran ini menjadi perhatian karena CAPCOM ID digunakan sebagai layanan akun keanggotaan untuk mengakses berbagai layanan dan fitur yang berkaitan dengan produk Capcom.

Baca juga :   Kenapa Xforce Lebih Tinggi dari Pajero Sport? Ternyata untuk Atasi Banjir

Perusahaan tersebut dikenal luas melalui sejumlah waralaba gim populer, antara lain Street Fighter, Resident Evil, Monster Hunter, Ace Attorney, dan Mega Man.

Capcom belum mengungkapkan pihak yang bertanggung jawab atas akses tidak sah tersebut. Perusahaan menyatakan akan melanjutkan penyelidikan sekaligus memberikan informasi kepada pengguna yang terdampak sesuai perkembangan penanganan insiden. (LWM)

Capcom Kebocoran data perusahaan Game asal Jepang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMelanggar Disiplin Kode Etik, 11 Personel Polda Sumsel Jalani Pembinaan
Next Article Curi Sofa Orang Tuanya untuk Judol, Pemuda di Lubuklinggau Ditangkap
alwi

Related Posts

Lifestyle

Alami Pertumbuhan, Pasar Anime Global Tembus Rp511 Triliun pada 2025

31/10/20265 Views
Lifestyle

Pemeran Profesor Charles Xavier di X-Men, Patrick Stewart Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

30/10/20264 Views
Lifestyle

Film Anime Kaiju No. 8: The Final Mission Bakal Tayang 2027

24/10/202610 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202331,770 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202431,578 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202525,510 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,405 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,363 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?