RELUNG.ID- Berawal dari keprihatinan melihat masih banyaknya pelanggaran lalu lintas di jalan raya, Brigadir Robi Malianzani memilih cara berbeda untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Tak hanya memberikan pembinaan secara langsung kepada pengendara, anggota Satlantas Polrestabes Palembang ini juga aktif menyampaikan edukasi melalui media sosial.
Upayanya tersebut berbuah apresiasi. Brigadir Robi menerima penghargaan dari Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Rony Samtana atas dedikasinya sebagai konten kreator edukasi kepada masyarakat.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kapolda Sumsel dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Ditlantas Polda Sumsel 2026 di Hotel The Zuri, Palembang.
“Alhamdulillah, kemarin saya menerima penghargaan sebagai Konten Kreator Edukasi kepada Masyarakat,” ujar Robi saat ditemui RELUNG.ID, di Pos Polisi Simpang Empat Charitas, Palembang Senin (2/11/2026).
Polisi angkatan 2013 tersebut mengungkapkan, dirinya mulai aktif membuat konten edukasi keselamatan berlalu lintas sekitar empat bulan terakhir.
Melalui Instagram, Facebook, TikTok hingga YouTube, Robi rutin mengunggah video yang berisi edukasi dan pembinaan terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran.
Respons masyarakat pun cukup positif. Saat ini, jumlah pengikutnya di berbagai platform media sosial hampir menembus 100 ribu.
Robi mengatakan, keputusannya menjadi konten kreator dilatarbelakangi masih banyaknya pengendara di Kota Palembang yang belum memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
Pelanggaran seperti tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah hingga melawan arus masih sering ditemukan. Kondisi tersebut mendorongnya untuk tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat.
“Saya termotivasi membuat konten edukasi karena masih banyak masyarakat di jalanan yang kurang paham aturan lalu lintas. Seperti tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah, melawan arus dan lainnya. Maka setiap kali ditemukan pelanggaran, saya lakukan pembinaan,” jelasnya.
Bagi Robi, media sosial menjadi salah satu sarana efektif untuk memperluas jangkauan edukasi. Melalui video yang diunggah, pesan keselamatan berlalu lintas diharapkan tidak hanya diterima oleh pengendara yang ditemuinya di jalan, tetapi juga masyarakat yang menyaksikannya melalui media sosial.
Dia berharap konten-konten tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin saat berkendara.
“Kepada masyarakat, saya berharap semoga dengan adanya edukasi keselamatan itu, banyak masyarakat yang mengerti ketertiban lalu lintas. Harus menggunakan helm saat bermotor, tidak melawan arus, tidak menerobos lampu merah dan sebagainya,” tambahnya.
Robi juga menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya menyangkut diri sendiri, melainkan juga keselamatan pengguna jalan lainnya.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan merupakan langkah sederhana untuk mencegah kecelakaan sekaligus memastikan setiap orang bisa kembali ke rumah dengan selamat.
“Ingat, keluarga menunggu kita di rumah. Anak dan istri menunggu kita pulang ke rumah. Maka dari itu, dengan taat aturan lalu lintas, kita dapat pulang ke rumah dengan selamat,” tutup Robi.
Sementara itu, Robi mempersembahkan penghargaan yang diterimanya kepada masyarakat, para pengikut media sosial, pimpinan, senior, serta keluarga yang selama ini mendukung aktivitas edukasinya.[DNP]

